Suaranusantara.com- Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto memprediksi bahwa Amerika Serikat (AS) akan mengalami peningkatan resesi imbas dari kebijakan tarif Trump.
Diketahui Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal yang berlaku ke seluruh negara dan akan dimulai besok Rabu 9 April 2024.
Airlangga mengatakan imbas tarif Trump, maka arah perekonomian dunia pun menjadi tidak pasti.
“Probability resesi meningkat,” ujarnya dalam silaturahmi ekonomi bersama Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah kementerian dan lembaga di Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta, Selasa 8 April 2025.
Tak cuma itu saja, pada kebijakan perdagangan dunia pun juga dinilai ada ketidakpastian.Terjadi pula gejolak pasar uang global dan pelemahan mata uang di pasar negara-negara berkembang.
Melihat hal itu, Airlangga mengatakan dunia saat ini sedang tak baik baik saja.
“Indikator pasar keuangan masih berfluktuasi. IHSG (indeks harga saham gabungan) tadi pagi negatif, tapi sudah berada dalam tren positif,” ucapnya.
Ditambah lagi, China bereaksi soal tarif Trump, pihaknya menetapkan tarif tambahan juga memperburuk kondisi perdagangan global.
Imbas aturan tarif AS tersebut banyak korporasi yang menahan produksi maupun ekspansi.
“Terjadi penurunan konsumsi, bahkan wait and see untuk investasi atau ekspansi,” ucap dia.
Saat ini indonesia tengah melakukan upaya negosiasi terkait tarif Trump. Indonesia mengajukan sejumlah penawaran menarik di mana salah satunya adalah meningkatkan impor barang dari AS.
