Willy Aditya Sambut Usulan Ruang Demonstrasi di Parlemen

Ketua DPP partai NasDem, Willy Aditya saat diwawancarai di NasDem Tower, Jakarta Pusat, pada Jum'at (23/8/2024). (Ilham F/Suaranusantara

Ketua DPP partai NasDem, Willy Aditya saat diwawancarai di NasDem Tower, Jakarta Pusat, pada Jum'at (23/8/2024). (Ilham F/Suaranusantara

Suaranusantara.com- Usulan Menteri HAM Natalius Pigai agar pemerintah menyediakan ruang demonstrasi di area parlemen maupun kantor pemerintahan mendapat dukungan dari Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya.

Ia menilai, usulan tersebut bisa memperkuat demokrasi representatif sekaligus membuka akses publik untuk menyalurkan pendapat secara lebih aman dan teratur.

“Sebagai sebuah usulan saya kira apa yang disampaikan Menteri HAM layak dielaborasi lebih jauh. DPR pernah memproses usulan pembangunan plaza demokrasi, sebagai lokasi untuk publik menyatakan pikiran dan pendapat,” kata Willy dalam keterangan resminya kepada Parlementaria, Senayan, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Willy menjelaskan bahwa DPR pernah memproses ide pembangunan Plaza Demokrasi yang difungsikan sebagai lokasi masyarakat menyampaikan pikiran dan pendapat. Akan tetapi, rencana itu tertunda karena alasan teknis dan aturan terkait keamanan objek vital penyelenggara negara.

Ia memastikan, Komisi XIII akan membicarakan lebih lanjut gagasan ini dengan Menteri HAM. Menurutnya, perlu ada elaborasi agar usulan tersebut bisa diterapkan tanpa bertentangan dengan aturan yang berlaku.

“Ini yang perlu kita dudukan bersama, bagaimana hak asasi manusia dalam sipil dan politik, bisa menjadi optimal dikelola untuk kemanfaatan bersama,” tegasnya.

Legislator Fraksi NasDem itu juga mengingatkan bahwa di berbagai negara maju, akses publik terhadap gedung-gedung pemerintahan bukanlah hal yang tabu. Bahkan, aksi demonstrasi kerap digelar di depan parlemen, istana kepresidenan, maupun pengadilan.

Exit mobile version