Suaranusantara.com- Timnas Indonesia U-22 memasuki laga kontra Myanmar U-22 dengan satu misi: menang besar. Kekalahan tipis 0-1 dari Filipina membuat perjalanan Garuda Muda menuju semifinal SEA Games 2025 menjadi lebih berat, terlebih setelah hasil dari grup lain mempersempit peluang mereka.
Kemenangan Vietnam atas Malaysia dengan skor 2-0 otomatis menempatkan Malaysia sebagai runner-up terbaik sementara dengan selisih gol +1. Indonesia yang baru mengoleksi selisih gol -1 dipaksa mengejar margin tiga gol agar bisa naik ke posisi tersebut dan melaju ke empat besar.
Dengan hitungan tersebut, Indonesia harus menang minimal 3-0. Selisih gol +2 yang akan diperoleh jika kemenangan telak tercipta akan cukup untuk menggeser Malaysia dari peringkat runner-up terbaik. Kebutuhan ini membuat pelatih Indra Sjafri mengambil langkah agresif dalam menentukan susunan pemain.
Dua penyerang utama, Rafael Struick dan Mauro Zijlstra, diturunkan sejak awal demi meningkatkan intensitas serangan. Lini tengah juga diperkuat dengan kombinasi pemain kreatif seperti Ivar Jenner dan Toni Firmansyah yang diharapkan mampu memecah pertahanan Myanmar.
Susunan pemain Indonesia menghadapi Myanmar:
Formasi 4-4-2: Daffa Fasya; Kakang Rudianto, Kadek Arel, Roby Darwis, Frengky Missa; Dony Tri Pamungkas, Toni Firmansyah, Ivar Jenner, Rayhan Hannan; Rafael Struick, Mauro Zijlstra.
Pemain cadangan: Ardiansyah, Cahya, Markx, Ferarri, Raka, Raehan, Rifqi Ray, Rivaldo, Zanadin, R. Arjuna, Hokky Caraka, Jens Raven.
