Pramono Anung Angkat Bicara Soal JPO Ditabrak Truk: Ini Keteledoran Pengemudi, Melebihi Kapasitas Tinggi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal JPO rusak diseruduk truk (Instagram @dkijakarta)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal JPO rusak diseruduk truk (Instagram @dkijakarta)

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di kawasan Tendean, Jakarta Selatan yang rusak lantaran diseruduk truk.

JPO mengalami kerusakan cukup parah, terlihat tiang penyangga sampai terputus usai diseruduk truk bermuatan alat berat itu.

Kata Pramono, truk yang menabrak JPO itu merupakan keteledoran dari pengemudi yang telah membawa alat berat melebih kapasitas tingginya.

“Yang berkaitan dengan kerusakan JPO di Tendean, yang memang betul-betul pasti ini karena keteledoran dari pengemudi yang membawa alat berat yang melebihi kapasitas tingginya, sehingga menyebabkan kemacetan yang luar biasa,” kata Pramono di Ancol, Jakarta Utara, Selasa 14 Juli 2026.

Pemprov DKI Jakarta langsung bergerak menangani dampak insiden tersebut. Ia telah menginstruksikan Dishub DKI Jakarta bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mempercepat penanganan lalu lintas di sekitar lokasi.

“Untuk itu, saya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan, kemudian OPD terkait untuk membantu membuka kelancaran lalu lintas yang ada di JPO Tendean tersebut,” ujarnya.

Seperti diketahui, tampak satu tiang penyangga JPO sudah terputus dari tanahnya dampak ditabrak truk pengangkut crane.

Tangga jembatan di bagian Jalan Tendean menuju arah Blok M juga tampak terpisah dari jembatan penghubung.

Truk yang menghantam jembatan pun masih berada di lokasi karena tersangkut di jembatan. Akibat kejadian tersebut, lalu lintas dari arah flyover Pancoran menuju Blok M macet, arus kendaraan lancar setelah melalui JPO tersebu

Sopir truk bernama Andre (28) mengaku tengah fokus melihat aplikasi Maps saat menabrak JPO. “Kita ini, kita 2 kilo (meter) lagi nyampe ini. Kita fokus lihat Maps,” kata Andre saat ditemui di lokasi kejadian.

Andre mengaku baru melewati JPO Tendean untuk pertama kalinya. Dia mengaku belum tahu tentang kondisi Jalan Tendean.

“Baru ini (lewat), (sebelumnya) belum tahu,” katanya.

Andre mengatakan truk dikendarainya dari arah Bogor bertujuan ke arah Kejaksaan Agung (Kejagung). “Mau bawa ke ini, Kejaksaan (Agung). Dari Summarecon Bogor,” katanya.

Exit mobile version