Memanas! Tolak RUU Pilkada, Demonstran Berhasil Robohkan Pagar DPR

Demonstran berhasil robohkan pagar DPR (dok suaranusantara.com)

Demonstran berhasil robohkan pagar DPR (dok suaranusantara.com)

Suaranusantara.com- Demonstran tolak RUU PIlkada pada hari ini Kamis 22 Agustus 2024 yang menggelar aksi demo di DPR semakin memanas bukan cuma cuaca tapi hati pun panas akibat dari langkah DPR yang menyepakati revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah.

Demonstran berusaha merangsek masuk gedung DPR, mulanya mereka berhasil menyingkirkan kawat tajam yang menjadi pelindung bangunan tersebut.

Demonstran yang begitu banyak dan bersatu padu dengan menyatukan kekuatan akhirnya berhasil menjebol pagar gedung DPR.

Mereka para demonstran pun berteriak-teriak meminta pagar untuk dibuka.

“Buka, buka, buka, buka pintunya sekarang juga,” ujar para demonstran pada Kamis 22 Agustus 2024.

Lalu tak lama berselang, para demonstran pun berhasil merobohkan pagar gedung DPR. Usai berhasil menjebol pagar, massa pun mulai merangsek masuk ke bagian dalam pagar area Kompleks Parlemen.

Agar menjaga situasi agar tetap kondusif, petugas pun berupaya membangun komunikasi dengan para demonstran tersebut.

Adapun demonstran tergabung dari berbagai elemen masyarakat bahkan para publik figur pun ikut terjun langsung menyuarakan aspirasi di gedung DPR.

Aksi ini dilakukan sebagai buntut dari DPR yang menyepakati RUU Pilkada yang dirapatkan pada kemarin Rabu 21 Agustus 2024.

Di mana langkah DPR itu telah dinilai menganulir putusan MK terkait Pilkada yaitu ambang batas pencalonan kepala daerah oleh partai politik dan syarat usia calon kepala daerah yang mengikuti putusan MA.

Keputusan DPR ini pun menuai kemarahan rakyat, mereka pun bersatu padu dengan membuat gerakan #KawalPutusanMK dan “Peringatan Darurat Indonesia”.

Peringatan Darurat Indonesia itu bermunculan di media sosial dengan gambar lambang burung garuda berwarna biru dongker.

Di atas lambang burung garuda terdapat tulisan ‘Peringatan Darurat’.

Dan hari ini Kamis 22 Agustus 2024 seluruh elemen masyarakat berkumpul mengepung gedung DPR dan berorasi di sana.

*

Exit mobile version