
Pamekasan – SuaraNusantara
Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017 sempat terganggu lantaran listrik padam.
Di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur misalnya, sedikitnya terdapat 22 sekolah tingkat SMPN, MTsN dan MTs swasta mengalami hal serupa sekitar 20 menitan.
Kepala MTsN 2 Pamekasan, Wahyudi mengatakan, saat ujian berlangsung, pihak sekolah mengalami kendala jaringan internet selama insiden tersebut.
“Para guru, pengawas dan peserta UNBK sempat cemas dengan kejadian mati lampu barusan,” ujar Wahyudi kepada SuaraNusantara di Pamekasan, Selasa (2/5/2017).
Dikatakan, kekhawatiran pihak sekolah sebetulnya, bukan semata-mata karena listrik padam, melainkan data yang telah dimasukkan oleh peserta UNBK takut hilang sehingga harus mengulang dari awal.
“Konsentrasi anak-anak langsung buyar takut ngulang dari awal, karena takut mati (listrik) terus,” ujar dia.
Penulis: Has
