Suaranusantara.com- Memasuki usia 35 tahun, tentunya banyak orang yang mulai melakukan perawatan rutin demi menjaga penampikan agar tetap awet muda bersinar layaknya umur 20 tahunan.
Namun, banyak orang yang lupa ternyata buman cuma wajah yang perlu dirawat, melainkan tubuh juga. Bukan sekedar lulur, melainkan perawatan kesehatan tubuh agar tetap bugar di usia 35 tahun.
Memasuki usia 35 tahun merupakan fase penting. Hal ini dikarenakan tubuh mulai banyak perubahan. Mulai dari penurunan massa otot hingga stres yang meningkat.
Perubahan itu berpotensi menimbulkan penuaan pada tubuh hingga wajah. Untuk itu, ada kebiasaan sederhana yang sudah mulai harus diterapkan demi mencegah penuaan.
“Jika Anda berusia di atas 35 tahun, lima kebiasaan berbasis sains ini benar-benar dapat mengubah cara Anda menua,” ujar Dr Amin Khan di Inggris, dikutip dari Mirror UK Kamis 23 April 2026.
Berikut lima kebiasaan sederhana demi cegah penuaan di usia 35 tahun:
1. Mandi Sinar Matahari Pagi
Mandi sinar matahari pagi selama sekitar lima menit setiap hari. Paparan cahaya pagi membantu mengatur ulang ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.
Setelah usia 35 tahun, ritme sirkadian akan menjadi kurang responsif. Dengan cahaya pagi akan membantu meningkatkan energi, memperbaiki kualitas tidur malam, dan menstabilkan hormon yang mengatur nafsu makan.
“Ini adalah alat gratis paling ampuh yang kita miliki,” katanya.
2. Tingkatkan VO2 Max Setiap Hari
VO2 max merupakan ukuran kemampuan tubuh menggunakan oksigen saat beraktivitas. Ini disebut sebagai salah satu prediktor kuat kesehatan jangka panjang.
Seiring bertambah usia, jantung menjadi kurang efisien memompa darah dan sel tubuh kurang efektif memanfaatkan oksigen.
Maka dari itu, Dr Khan menyarankan aktivitas intens singkat setiap hari. Mulai dari naik tangga cepat 20-40 detik, jalan menanjak cepat, atau sprint bersepeda singkat.
“Jadi Anda tidak perlu kelas HIIT setiap hari, hanya momen setiap hari di mana detak jantung Anda benar-benar meningkat,” tuturnya.
3. Rutin Cek Tekanan Darah
Tekanan darah cenderung meningkat perlahan seiring bertambahnya usia akibat pembuluh darah yang makin kaku. Hal ini membuat pemeriksaan rutin di rumah sangat penting untuk dilakukan.
“Saya selalu mengatakan ini, periksa tekanan darah Anda di rumah,” kata Dr Khan.
Ia menyarankan cek tekanan darah sebulan sekali saat kondisi istirahat.
Jika hasil di rumah lebih tinggi dari 135/85 mmHg, lakukan pengukuran harian selama seminggu lalu hitung rata-ratanya. Bila tetap tinggi, konsultasikan ke dokter.
Menurutnya, deteksi dini bisa membantu menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.
4. Rutin Latih Keseimbangan
Kemampuan keseimbangan juga mulai menurun setelah usia 35 tahun jika tidak rutin dilatih. Sistem keseimbangan dipengaruhi otak kecil, telinga bagian dalam, dan sensor di otot.
Sebagai latihannya, Dr Khan menyarankan berdiri dengan satu kaki selama 30 detik sambil menyikat gigi. Cara sederhana ini disebut bisa melatih koordinasi tubuh dan menurunkan risiko jatuh saat usia lanjut.
“Jadi malam ini, saat Anda menyikat gigi, lakukan dengan satu kaki,” katanya.
5. Bangun Otot dan Kekuatan Tulang
Mulai pertengahan usia 30-an, tubuh perlahan kehilangan massa otot dan kepadatan tulang. Menurut Dr Khan, latihan beban atau aktivitas benturan ringan memberi sinyal pada tubuh untuk membangun kembali otot dan tulang agar lebih kuat.
Manfaatnya antara lain menjaga metabolisme, kestabilan sendi, kontrol gula darah, hingga menurunkan risiko patah tulang di kemudian hari.
“Jadi lakukan latihan ini dua kali seminggu,” pungkasnya.
