
Jakarta-SuaraNusantara
Ajaran kuno Hippocrates “let food be thy medicine” (biarkan makanan menjadi obat), kini makin mendapat dukungan penuh dari para ahli nutrisi dunia. Jadi tidak lagi kita makan untuk hidup atau hidup untuk makan, tetapi kita makan demi kesehatan tubuh yang merupakan jaminan untuk awet muda dan panjang umur, sehat dan bahagia.
Untuk membantu Anda menciptakan makanan sehat, merencanakannya sesuai dengan ajaran Hippocrates dan anjuran para ahli nutrisi, berikut ini ditampilkan belasan bahan pangan yang dapat Anda konsumsi untuk menghindari serangan Asma.
Mengapa asma?
Asma adalah adalah jenis penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Yaitu, suatu kondisi yang ditandai oleh kesulitan bernafas dan penyempitan saluran pernapasan yang mengarah ke paru-paru, termasuk hidung, lorong hidung, mulut dan laring.
Serangan asma sering kali tiba dan terkait dengan faktor pencetus atau allergen, yang bisa muncul karena faktor cuaca atau musiman, lingkungan atau jenis makanan tertentu yang dikonsumsi sehari-hari.
“Serangan asma sering kali tiba dan terkait dengan faktor pencetus atau allergen, yang bisa muncul karena faktor cuaca atau musiman, lingkungan atau jenis makanan tertentu yang dikonsumsi sehari-hari.”
Jika Anda menderita asma dan alergi, dokter asal Amerika Serikat, Dr. Josh Axe menyarankan Anda mengonsumsi bahan pangan berikut ini untuk membantu Anda mengobati Asma dan alergi tersebut. Konsep yang dikenal dengan istilah The Traditional Mediterranean Diet, ini sekaligus bagian dari upaya menjadikan bahan pangan yang Anda konsumsi sebagai sebuah terapi untuk pencegahan.
1. dan Sayuran berwarna cerah
Tingkat keparahan asma berkorelasi dengan vitamin A yang rendah. Karena itu, Anda dianjurkan untuk meningkatkan asupan bahan pangan yang mengandung senyawa karotenoid, yaitu, merupakan dasar dari vitamin A, yang terlibat dalam pemeliharaan selaput lendir sehat yang melapisi lorong udara.
Sumber pangan: Bahan pangan yang mengandung senyawa karotenoid banyak dijumpai pada jenis sayuran akar, ubi jalar, wortel, sayuran hijau dan buah. Senyawa karotenoid, yang menjadikan sayuran dan buah terlihat berwarna oranye atau merah, ini diketahui dapat membantu mengurangi serangan asma.
2. Buah-buahan yang Mengandung Vitamin E dan C
Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat membantu detoksifikasi tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi lebih banyak vitamin C mengurangi mengi dan peradangan.
Sumber pangan: Vitamin C ditemukan adalah sayuran hijau, buah jeruk, sayuran silangan dan buah. Vitamin E adalah antioksidan kuat lain yang ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian dan minyak nabati yang sehat.
3. Bahan Pangan Mengandung Vitamin B9 (Asam Folat)
Asam folat dapat mengurangi reaksi alergi dan peradangan. Juga dipercaya mampu menurunkan mengi (batuk khas pada asma) dengan mengatur proses inflamasi.
Sumber pangan: Bahan pangan yang kaya kandungan asam folat atau vitamin B9, terdapat pada sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan.
4. Bahan pangan Mengandung Magnesium
Rendahnya asupan magnesium dikaitkan dengan meningkatnya risiko pengembangan asma. Sebaliknya, meningkatnya asupan magnesium telah terbukti mengurangi tingkat keparahan pada serangan asma. Magnesium dapat membantu relaksasi pada brongkus otot polos dan memungkinkan udara untuk masuk dan keluar dari paru-paru lebih mudah.
Sumber pangan: Sumber makanan yang mengandung magnesium terdapat pada sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, kakao dan biji-bijian kuno tertentu.
5. Probiotik dan makanan tinggi serat
Serat dari tanaman membantu menghilangkan racun dan memberi makan bakteri probiotik yang sehat.
Sumber pangan: Sumber pangan mengandung senyawa probiotik dan bahan serat terdapat pada biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran mentah.
6. Bahan Pangan Anti mikroba Alami
Bagi penderita asma penting untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya secara keseluruhan. Juga berusaha melawan infeksi bakteri yang ditengarai menjadi salah satu pencetus timbulnya alergi pada asma. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh secara alami adalah dengan mengonsumsi bahan pangan yang mengandung senyawa antimikroba alami dan dapat melawan infeksi bakteri pencetus alergi pada asma.
Sumber pangan: Jenis bahan pangan seperti bawang putih, bawang merah dan biji mustard diketahui mengandung senyawa yang dapat berfungsi sebagai anti mikroba alami. Bumbu dapur yang sudah tidak asing bagi ibu rumah tangga ini, juga diketahui dapat membantu untuk melawan infeksi bakteri dan meningkatkan kesehatan kekebalan tubuh secara keseluruhan. Juga mengandung antioksidan yang disebut quercetin, yang menghambat peradangan.
7. Bahan Pangan Mengandung Omega-3
Omega-3 diketahui dapat membantu menurunkan kejadian asma secara signifikan. Omega-3 juga dapat mebantu mengurangi peradangan saluran napas dan sistem reaktivitas imun.
Sumber pangan: Omega-3 sebagian besar ditemukan pada ikan berminyak, seperti makarel, sarden, salmon, dan ikan tuna. Kacang-kacangan dan biji-bijian juga dapat memberikan dosis omega-3 yang baik. (SA, www.allhealthynews.com/sehatalami.co)