Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Kesehatan

Kaum Gen Z Merapat! Ini Loh Makanan yang Jadi Biang Keladi Pemicu Kanker Usus Besar

Feri Spt by Feri Spt
3 February 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
Kanker usus besar (Instagram @ykki_pusat)

Kanker usus besar (Instagram @ykki_pusat)

2
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Kaum gen z harap waspada soal kesehatan. Pasalnya kanker usus besar mulai mengintai bagi kamu yang kurang memperhatikan pola makan dan pola hidup sehat.

Kanker usus besar atau kolerektal biasanya identik dengan orang-orang berusia lanjut. Namun, penyakit ini muncul tak pandang bulu terlebih bagi kamu yang tidak memperhatikan pola makan dan pola hidup sehat.

Memang belum diketahui pasti apa penyebab kanker usus besar mengintai kaum gen z. Tapi yang jelas, pastinya diharapkan untuk kamu bisa menjaga pola makan dan menerapkan pola hidup sehat, serta tidak merokok.

BACAJUGA

DPR Dorong Gen Z Lawan Hoaks dengan Menanamkan Nilai Kebangsaan

Dialog dengan Gen Z, AHY Tekankan Infrastruktur Inklusif

Selain itu, diharapkan masyarakat juga bisa melakukan deteksi dini apabila menemukan keluhan yang dirasa janggal.

Berdasarkan sebuah studi kanker kolorektal atau usus besar baru mengungkapkan hubungan yang signifikan antara konsumsi ultra processed food (UPF) dengan meningkatnya angka kasus kanker kolorektal dini.

Temuan ini memberikan petunjuk mengkhawatirkan soal penyebab kenaikan penyakit ini di kalangan anak muda.

Seiring meningkatkan angka kanker usus besar dan rektum di kalangan orang dewasa muda di seluruh dunia, khususnya Amerika Serikat, konsumsi ultra processed food juga melonjak.

Hasilnya sekitar 70 persen dari pasokan makanan di AS dan hampir 60 persen dari asupan kalori orang dewasa.

Beberapa penelitian telah mengaitkan tren ini dengan risiko kanker yang lebih tinggi.

Sebuah studi pertama dari jenisnya yang dipublikasikan di JAMA Oncology, menambahkan bukti baru bahwa ultra processed food bisa secara signifikan meningkatkan kemungkinan berkembangnya adenoma kolorektal dini.

Itu merupakan pertumbuhan awal di usus besar dan rektum yang dapat berubah menjadi kanker, sebelum usia 50 tahun.

Menurut studi tersebut, sumber utama ultra processed food yang dikonsumsi termasuk roti dan makanan sarapan, saus dan bumbu, serta minuman manis atau minuman buatan. Peserta yang mengonsumsi ultra processed food paling banyak, sekitar 10 porsi per hari, memiliki risiko 45 persen lebih tinggi untuk mengembangkan pertumbuhan awal ini dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi sekitar tiga porsi per hari.

“Temuan ini mengatakan bahwa tidak bersifat definitif, tetapi memberikan petunjuk penting bahwa apa yang kita makan mungkin berperan,” kata penulis senior studi, Dr Andrew Chan dari Mass General Brigham Cancer Institute.

Para ahli juga mencatat bahwa ultra processed food telah dikaitkan dengan kondisi kesehatan lain seperti diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

“Untuk sejauh mungkin, Anda harus mencoba menghindari ultra processed food dan menyusun diet Anda dari real food seutuhnya,” beber Dr David Katz, pendiri True Health Initiative.

“Yang sebagian besar terdiri dari sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan/legum, kacang-kacangan, dan air putih,” tambahnya, dikutip dari Economic Times.

Ultra processed food biasanya mengandung zat aditif seperti pengawet, emulsifier, pemberi rasa, dan bahan pemutih atau pengembang, rendah serat tetapi tinggi kalori, gula, biji-bijian yang diproses, lemak, garam, serta aditif yang dirancang untuk meningkatkan rasa dan umur simpan.

Menurut laporan tersebut, pertumbuhan jaringan awal yang tidak terdeteksi sering kali tidak menunjukkan gejala.

Tetapi, saat pertumbuhan menjadi lebih besar, bisa menyebabkan tinja berwarna gelap atau berdarah, nyeri perut, anemia, penurunan berat badan yang tidak diinginkan, dan konstipasi.

Para ahli merekomendasikan skrining dimulai pada usia 45 atau lebih awal jika terdapat riwayat keluarga dengan kanker kolorektal.

Tags: Gen ZKanker usus besarKolerektal
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Ilustrasi usia 35 tahun tampak awet muda berkat rutin olahraga dan pola hidup sehat agar awet muda (Instagram @jtclinicsid)
Kesehatan

Mau Awet Muda Bersinar di Usia 35 Tahun? Simak Lima Kebiasaan Sederhana Cegah Penuaan

by Feri Spt
23 April 2026

Suaranusantara.com- Memasuki usia 35 tahun, tentunya banyak orang yang...

Ilustrasi bergerak di usia muda untuk hidup lebih sehat dan umur panjang (Instagram @coachyuhana.kh)
Kesehatan

Ingin Sehat dan Umur Panjang? Ayo Lakukan Lima Kebiasaan Sederhana Ini di Usia 20 Sampai 30 Tahun, Dijamin Kurangi Risiko Kematian Muda

by Feri Spt
23 April 2026

Suaranusantara.com- Buat para muda-mudi berusia 20 sampai 30 tahunan,...

Kebijakan WFH akan segera diumumkan hari ini Selasa 31 Maret 2026 (Instagram @moncongpublik)

Bukan Sekedar Efisiensi Energi, Ini Manfaat WFH ASN Setiap Jumat Bagi Kesehatan Lingkungan Pakar Beberkan

13 April 2026
Kurma menjadi salah satu makanan takjil berbuka puasa yang menyehatkan (Instagram @kurma_jogja)

Nikmatnya Kurma Disantap Saat Buka Puasa Ramadan 1447 H, Hati-hati! Jangan Kebanyakan Bisa-bisa Timbulkan Efek Samping Berikut Ini

25 February 2026
Makan kurma menu sahur (Dok Halodoc)

Bukan Sekedar Takjil Buka Puasa Ramadan 1447 H, Ini Manfaat Kurma Bagi Tubuh

25 February 2026
Gorengan selalu diburu oleh masyarakat sebagai takjil buka puasa (Instagram @pralindaesty)

Waspada! Hobi Makan Gorengan Saat Buka Puasa Ada Efek Buruk Buat Kesehatan, Salah Satunya Bisa Kanker

24 February 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Nasional

Pemerintah Pastikan Penahanan Wamen Imipas Tak Ganggu Pelayanan Imigrasi

by Fifi
4 June 2026

Suaranusantara.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan penahanan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy...

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi beberkan alasan pencopotan Dadan Hindayana dan dua Wakil Kepala BGN (Istimewa)

Respon Istana soal Penahanan Wamen Impas Silmy Karim

4 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto janji perkuat aparat hukum (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Perkuat Aparat Hukum, Prabowo Janji Bakal Penuhi Personel BPKP, KPK hingga Kejagung

4 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat rapat konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertajuk Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition', di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu 3 Juni 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Peringatkan Mitra MBG Nakal: Kembalilah ke Jalan yang Benar

4 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto puji SPPG Polri (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Puji SPPG Polri, Prabowo: Dapur MBG Terbaik, Nasinya Uenak Pulen

4 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com