Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Kesehatan

Kaum Gen Z Merapat! Ini Loh Makanan yang Jadi Biang Keladi Pemicu Kanker Usus Besar

Feri Spt by Feri Spt
3 February 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
Kanker usus besar (Instagram @ykki_pusat)

Kanker usus besar (Instagram @ykki_pusat)

2
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Kaum gen z harap waspada soal kesehatan. Pasalnya kanker usus besar mulai mengintai bagi kamu yang kurang memperhatikan pola makan dan pola hidup sehat.

Kanker usus besar atau kolerektal biasanya identik dengan orang-orang berusia lanjut. Namun, penyakit ini muncul tak pandang bulu terlebih bagi kamu yang tidak memperhatikan pola makan dan pola hidup sehat.

Memang belum diketahui pasti apa penyebab kanker usus besar mengintai kaum gen z. Tapi yang jelas, pastinya diharapkan untuk kamu bisa menjaga pola makan dan menerapkan pola hidup sehat, serta tidak merokok.

BACAJUGA

MPR RI Ajak Pelajar Gen Z Jadi Garda Terdepan Melawan Hoaks di Era Digital

DPR Dorong Gen Z Lawan Hoaks dengan Menanamkan Nilai Kebangsaan

Selain itu, diharapkan masyarakat juga bisa melakukan deteksi dini apabila menemukan keluhan yang dirasa janggal.

Berdasarkan sebuah studi kanker kolorektal atau usus besar baru mengungkapkan hubungan yang signifikan antara konsumsi ultra processed food (UPF) dengan meningkatnya angka kasus kanker kolorektal dini.

Temuan ini memberikan petunjuk mengkhawatirkan soal penyebab kenaikan penyakit ini di kalangan anak muda.

Seiring meningkatkan angka kanker usus besar dan rektum di kalangan orang dewasa muda di seluruh dunia, khususnya Amerika Serikat, konsumsi ultra processed food juga melonjak.

Hasilnya sekitar 70 persen dari pasokan makanan di AS dan hampir 60 persen dari asupan kalori orang dewasa.

Beberapa penelitian telah mengaitkan tren ini dengan risiko kanker yang lebih tinggi.

Sebuah studi pertama dari jenisnya yang dipublikasikan di JAMA Oncology, menambahkan bukti baru bahwa ultra processed food bisa secara signifikan meningkatkan kemungkinan berkembangnya adenoma kolorektal dini.

Itu merupakan pertumbuhan awal di usus besar dan rektum yang dapat berubah menjadi kanker, sebelum usia 50 tahun.

Menurut studi tersebut, sumber utama ultra processed food yang dikonsumsi termasuk roti dan makanan sarapan, saus dan bumbu, serta minuman manis atau minuman buatan. Peserta yang mengonsumsi ultra processed food paling banyak, sekitar 10 porsi per hari, memiliki risiko 45 persen lebih tinggi untuk mengembangkan pertumbuhan awal ini dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi sekitar tiga porsi per hari.

“Temuan ini mengatakan bahwa tidak bersifat definitif, tetapi memberikan petunjuk penting bahwa apa yang kita makan mungkin berperan,” kata penulis senior studi, Dr Andrew Chan dari Mass General Brigham Cancer Institute.

Para ahli juga mencatat bahwa ultra processed food telah dikaitkan dengan kondisi kesehatan lain seperti diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

“Untuk sejauh mungkin, Anda harus mencoba menghindari ultra processed food dan menyusun diet Anda dari real food seutuhnya,” beber Dr David Katz, pendiri True Health Initiative.

“Yang sebagian besar terdiri dari sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan/legum, kacang-kacangan, dan air putih,” tambahnya, dikutip dari Economic Times.

Ultra processed food biasanya mengandung zat aditif seperti pengawet, emulsifier, pemberi rasa, dan bahan pemutih atau pengembang, rendah serat tetapi tinggi kalori, gula, biji-bijian yang diproses, lemak, garam, serta aditif yang dirancang untuk meningkatkan rasa dan umur simpan.

Menurut laporan tersebut, pertumbuhan jaringan awal yang tidak terdeteksi sering kali tidak menunjukkan gejala.

Tetapi, saat pertumbuhan menjadi lebih besar, bisa menyebabkan tinja berwarna gelap atau berdarah, nyeri perut, anemia, penurunan berat badan yang tidak diinginkan, dan konstipasi.

Para ahli merekomendasikan skrining dimulai pada usia 45 atau lebih awal jika terdapat riwayat keluarga dengan kanker kolorektal.

Tags: Gen ZKanker usus besarKolerektal
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Irwan Hidayat bos Sido Muncul (Instagram @the.founders_)
Kesehatan

Bos Sido Muncul Irwan Hidayat Ungkap Rahasia di Balik Tubuh Bugar meski Berusia 79 Tahun, Mengaku Masa Muda Sering Sakit-sakitan

by Feri Spt
6 July 2026

Suaranusantara.com- Siapa yang tak kenal dengan Irwan Hidayat, si...

Ilustrasi sakit ginjal, kenali tandanya (Instagram @win_bodyslim)
Kesehatan

Dianggap Sepele, Kenali Ini Tanda-tanda Ginjal Mulai Bermasalah

by Feri Spt
3 July 2026

Suaranusantara.com- Penyakit ginjal bukan datang secara tiba-tiba, namun sebenarnya...

Ilustrasi warna urine (Instagram @safiyafood)

Waspada! Cek Warna Urinemu Sekarang, Jika Warnanya seperti Ini Tandanya Ginjalmu Rusak

3 July 2026

Bukan Cuma Serangan Jantung, Dokter Ungkap Penyebab Pelari Maraton Meninggal Mendadak

15 June 2026
Hari Dharma Karya Dhika, Kalapas Rangkasbitung dan Jajaran Ikut Donor Darah

Momen Penting 14 Juni: Sejarah dan Makna di Balik Hari Donor Darah Sedunia

14 June 2026
Ilustrasi usia 35 tahun tampak awet muda berkat rutin olahraga dan pola hidup sehat agar awet muda (Instagram @jtclinicsid)

Mau Awet Muda Bersinar di Usia 35 Tahun? Simak Lima Kebiasaan Sederhana Cegah Penuaan

23 April 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

4 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Lestari Moerdijat
Nasional

Lestari Moerdijat: Bangun Gerak Bersama untuk Wujudkan Sistem Perlindungan Anak yang Menyeluruh

by snc4
24 July 2026

Suaranusantara.com- Upaya mewujudkan ekosistem perlindungan anak yang menyeluruh dan berkelanjutan harus menjadi prioritas, sebagai bagian langkah pencegahan...

Eddy Soeparno Bicara Urgensi Transisi Energi Sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Eddy Soeparno Bicara Urgensi Transisi Energi Sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

24 July 2026
Budi Muliawan Tegaskan Komitmen MPR RI Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Budi Muliawan Tegaskan Komitmen MPR RI Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

24 July 2026
Tokoh GNB sowan ke Sri Sultan Hamengku Buwono X (Instagram @humasjogja)

Sejumlah Tokoh GNB Sowan ke Sri Sultan Hamengku Buwono X, Curhat Soal Krisis Kepercayaan Publik terhadap Negara

24 July 2026
Ilustrasi harga emas Antam

Memasuki Akhir Bulan Juli, Harga Emas Antam Alami Tren Penurunan Anjlok Rp 35 Ribu per Gram, Ayoo Borong Sekarang

24 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com