PDIP Tegaskan Bung Karno Milik Bangsa Indonesia, Bukan Partai

Presiden Soekarno (duduk-ketiga dari kiri) dalam konferensi Asia-Afrika menyuarakan dukungannya terhadap perjuangan Palestina (Youtube kasih Palestina/tangkapan layar)

Presiden Soekarno (duduk-ketiga dari kiri) dalam konferensi Asia-Afrika menyuarakan dukungannya terhadap perjuangan Palestina (Youtube kasih Palestina/tangkapan layar)

Suaranusantara.com – Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menegaskan bahwa Presiden ke-1 RI Soekarno atau Bung Karno adalah milik bangsa Indonesia, bukan milik partai tertentu.

Sebab, kata dia, Bung Karno merupakan pencetus Pancasila sekaligus pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Hal itu sampaikan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dalam acara pengibaran Bendera Merah Putih memperingati hari lahirnya Pancasila pada 1 Juni yang ke-80 tahun, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (1/6/2025).

“Bung Karno itu bukan hanya milik PDI Pejuangan. Bung Karno itu milik bangsa Indonesia, karena Bung Karno adalah penggali Pancasila sekaligus proklamator Republik Indonesia yang sejak mudanya selalu berjuang untuk mencapai Indonesia Merdeka,” kata Djarot.

Lebih lanjut, Mantan Wakil Gubernur Jakarta ini mengatakan bahwa bulan Juni merupakan bulannya Bung Karno.

Pasalnya, banyak peristiwa-peristiwa penting yang menyangkut nama ayah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri itu.

Misal, ujar Djarot, seperti setiap 1 Juni masyarakat Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila.

Kemudian, pada 6 Juni 1901 Bung Karno dilahirkan di Surabaya. Selanjutnya, pada 21 Juni 1970 Proklamator RI tersebut wafat.

“Oleh sebab itu, pada bulan Juni ini diperingati, dimeriahkan, dirayakan oleh seluruh kader PDI Pejuangan dengan berbagai macam kegiatan,” tutur dia.

“Ada pementasan wayang kulit, ada juga kesenian, ada juga olah raga. Tanggal 8 Juni nanti ada Soekarno run di Bandung. Tanggal 16 Juni ada Soekarno run di Solo dan banyak lagi,” tambah Djarot.

Exit mobile version