Muncul Isu Ahmad Muzani Bakal Diangkat Jadi Mendagri Gantikan Tito Karnavian, Mensesneg: Enggak Masuk Logika

Ketua MPR RI Ahmad Muzani dikabarkan bakal jadi Mendagri (instagram @jubir_pemedsos)

Ketua MPR RI Ahmad Muzani dikabarkan bakal jadi Mendagri (instagram @jubir_pemedsos)

Suaranusantara.com- Beredar kabar bahwa Ketua MPR RI Ahmad Muzani bakal naik menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menggantikan posisi Tito Karnavian.

Hal ini pun dibantah langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang juga rekan Ahmad Muzani di satu partainya.

Prasetyo Hadi mempertanyakan dari mana sumber isu itu berasal yang menyebut Ahmad Muzani bakal naik jadi Mendagri. Kata Prasetyo, isut itu tak masuk logika.

“Jangan bikin isu, gimana kan enggak masuk itu, secara logika umum kan ya, agak kurang ketemu juga kan. Dia sekarang kan Ketua MPR,” kata Pras di kompleks parlemen, Senin 4 Agustus 2025.

Pras mengatakan Ahmad Muzani sebagai Ketua MPR, dia menilai isu sebagai Mendagri tak masuk akal. Dia mengimbau agar publik tak membuat isu-isu yang tak relevan.

“Masa kemudian menjadi menteri kan Agak kurang masuk itu. Jadi bikin analisa-analisanya agak yang nyambung bikin,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad juga menegaskan Sugiono, yang menggantikan Muzani sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjenl partai akan tetap menjalankan tugasnya sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu).

Hal itu disampaikan Dasco menyusul kabar yang menyebut Sugiono akan fokus di partai setelah menjadi Sekjen. Menurut dia, Sugiono akan mampu menjalankan dua tugas tersebut.

“Saya pikir pembagian tugasnya pemerintah dan di Partai itu bisa dijalankan dengan baik. Karena Gerindra itu adalah Partai yang sudah lama dan manajemennya berjalan dengan baik,” katanya.

Sugiono sebelumnya didapuk sebagai Sekjen Partai Gerindra menggantikan posisi Ahmad Muzani.

Ahmad Muzani diketahui menjabat sebagai Sekjen Partai Gerindra selama 16 tahun lamanya sejak partai itu didirikan.

Ahmad Muzani bergabung ke Partai Gerindra tepat pada 2009 silam.

Exit mobile version