Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani, selama 16 tahun telah menjadi bagian dari Partai Gerindra.
Di Partai Gerindra, Ahmad Muzani menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen). Namun, posisinya kini telah digantikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.
Ketua DPP Partai Gerindra sekaligus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan posisi Ahmad Muzani sebagai Sekjen digantikan oleh Sugiono.
Kata Prasetyo Hadi, keputusan digantinya Ahmad Muzani dengan Sugiono adalah murni regenerasi kader, bukan hal lain.
“Jadi kita merasa terutama bahwa Ketua Dewan Pembina, Ketua Umum sudah waktunya ada regenerasi,” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin 4 Agustus 2025.
Prasetyo menyatakan tidak akan ada masalah Sugiono menjabat Menlu dan Sekjen Gerindra secara bersamaan.
“Untuk sementara waktu masih menjalankan dua tugas. Dan saya rasa juga tidak ada masalah ya, karena selama ini di partai pun juga beliau-beliau yang diberi amanah di partai itu juga memegang jabatan juga di institusi yang lain,” kata dia.
Apalagi, kata Prasetyo, Partai Gerindra dikelola dengan cara kolektif sehingga Sekjen tidak bekerja sendirian.
“Partai itu kan kolektif, kolegial ya. Jadi misalnya disebut sekretaris jenderal ya beliau tidak juga kemudian bekerja sendiri. Dan sebagai partai besar, perangkat atau sistem itu kan sudah relatif mapan. Sehingga kalau bicara tugas beliau, baik sebagai sekjen maupun sebagai menteri luar negeri, menurut himat saya tidak ada masalah,” pungkasnya.
Adapun, sebelumnya pada Jumat 1 Agustus 2025 Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menetapkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2025-2030.
Dalam struktur kepengurusan itu, Prabowo ditetapkan menjadi Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina, Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Harian, Sugiono sebagai Sekretaris Jenderal, dan Satrio Dimas Adityo sebagai Bendahara Umum.
Sugiono dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih atas amanah yang diberikan dengan menjadi Sekjen Partai Gerindra.
“Kami ucapkan terima kasih atas semua dukungan dari seluruh kader Partai Gerindra,” ujar Sugiono dalam keterangannya.
Sugiono mengatakan ini adalah momentum bagi partai untuk menguatkan terus tali persaudaraan dan soliditas dalam mengamankan semua program pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo.


















Discussion about this post