Arahan Prabowo Soal MBG, BGN: Sasaran Penerima Manfaat Diperluas untuk Guru hingga Relawan Posyandu

Program MBG atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto akan diperluas untuk guru hingga relawan posyandu (instagram @masukkampus)

Program MBG atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto akan diperluas untuk guru hingga relawan posyandu (instagram @masukkampus)

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di mana penerima manfaat bukan hanya menyasar pada siswa/siswi saja melainkan tenaga pendidik atau guru juga ikut serta.

Hal ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra.

“Betul, guru dan tenaga pendidik (dapat program makan bergizi gratis), arahan Presiden,” kata juru bicara BGN, Redy Hendra, kepada wartawan, Senin 15 September 2025.

Kendati demikian, Redy belum menjelaskan detail kapan makan bergizi gratis untuk guru dimulai. Dia hanya menyebutkan salah satu faktornya ialah pertimbangan sosial.

“Faktor guru dan tendik menjadi penerima manfaat adalah faktor pertimbangan sosial,” ujarnya.

Selain itu, Redy mengatakan kader posyandu akan menerima manfaat dari program makan bergizi gratis. Namun program untuk kader posyandu itu berbeda dengan guru.

“Kalau kader posyandu karena membantu pendistribusian MBG ke bumil, busui, dan balita, kader posyandu mendapatkan biaya operasional,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris BGN Sarwono juga mengungkap demikian bahwa jatah MBG bagi guru hingga relawan akan diberikan pada tahun depan (2026).

“Seiring dengan adanya peningkatan anggaran BGN pada 2026, meningkat tiga kali lipat dari 2025, maka usulan pemberian MBG bagi guru sekolah dan relawan posyandu mendapat jatah makan bergizi gratis telah disetujui Presiden Prabowo Subianto,” ujar Sekretaris Badan Gizi Nasional Sarwono di Biak, Papua, Kamis 11 September 2025.

Ia mengatakan anggaran Program MBG tahun ini mencapai Rp71 triliun. Sementara untuk 2026, Prabowo memastikan diri akan menaikkan anggaran MBG jadi Rp335 triliun.

Untuk bisa merealisasikan MBG pada guru dan relawan posyandu, kata dia, pihaknya sedang menyiapkan peraturan Kepala BGN sebagai dasar pelaksanaan di lapangan

“Ya ini sudah disetujui Bapak Presiden Prabowo Subianto sehingga guru dan relawan posyandu tetap dapat MBG, sehingga menjadi pedoman kegiatan bagi SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di daerah setempat,” kata Sarwono.

Sarwono berharap Program MBG mendapat dukungan semua komponen masyarakat, karena dampaknya sangat besar bagi generasi muda menuju Indonesia Emas pada 2045.

Bagi BGN sebagai pelaksana Program MBG, kata Sarwono, punya harapan besar melibatkan semua komponen masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.

“Program MBG direalisasikan pemerintah lewat BGN untuk memenuhi asupan gizi anak supaya anak tetap sehat dan cerdas disiapkan menjadi generasi emas Indonesia,” ucap Sarwono.

Exit mobile version