Volume Sampah di Lebak Naik 10 Persen saat Ramadan

Tumpukan sampah di TPSA Dengung, Lebak.(Def/SuaraNusantara)

Tumpukan sampah di TPSA Dengung, Lebak.(Def/SuaraNusantara)

SuaraNusantara.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mencatat, adanya peningkatan volume sampah mencapai 10 persen saat puasa Ramadan.

“Ada peningkatan volume sampah yang masuk ke dua TPSA (Tempat pemrosesan akhir sampah) sekitar 10 persen,” kata Kepala DLH Lebak, Irvan Suyatuvika, Minggu (1/3/2026).

Irvan mengatakan, mayoritas sampah yang masuk ke TPSA Dengung dan TPSA Cihara merupakan sampah berasal rumah tangga dengan didominasi sisa makanan dan plastik. Sehari, rata-rata sampah yang masuk ke dua TPSA tersebut mencapai 300 ton.

“Kebanyakan dari sampah dapur, sama sampah bungkus plastik ya,” ujarnya.

Walaupun terjadi peningkatan volume, akan tetapi dikatakan Irvan, dua TPSA tersebut masih bisa menampung sampah dari wilayah selatan dan utara Kabupaten Lebak.

Sementara menurut Irvan, sampah yang berasal dari dapir Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) makan bergizi gratis (MBG) cendrung menurun.

“Iya karena selama Ramadan, menu yang mereka sajikan tidak seperti bulan biasa ya,” ucapnya.

Irvan mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, apalagi dibuang ke sungai. Perilaku tersebut tidak hanya mencemari lingkungan namun juga dapat menjadi faktor terjadinya banjir akibat meluapnya aliran sungai.

“Mari bersama-bersama jaga kesehatan lingkungan dengan salah satunya tidak membuang sampah sembarangan,” imbaunya.(Def)

Exit mobile version