Waspada! BMKG Prakirakan Hujan Lebat Melanda Sejumlah Wilayah Berikut Ini Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Ilustrasi hujan lebat mengguyur wilayah Indonesia (Instagram @jktinfo.news)

Ilustrasi hujan lebat mengguyur wilayah Indonesia (Instagram @jktinfo.news)

Suaranusantara.com- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia bakal diguyur hujan dengan intensitas lebat.

Adapun sejumlah wilayah yang berpotensi diguyur hujan lebat di antaranya Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, dan Jawa Tengah.

Tak hanya itu, wilayah Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua, Papua Tengah, serta Papua Pegunungan juga masuk dalam kategori waspada terhadap intensitas hujan tinggi tersebut.

Lalu, hujan disertai petir akan melanda sejumlah kota-kota besar di bagian barat Indonesia, seperti di wilayah Tanjung Pinang, Pangkalpinang, Palembang, Tanjung Selor, dan Banjarmasin.

Sementara itu, wilayah Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Pontianak diprakirakan hanya akan mengalami hujan dengan intensitas ringan.

Di bagian timur Indonesia, BMKG memberikan peringatan khusus terhadap potensi hujan petir di Kota Palu, Mamuju, dan Kendari.

Sementara itu untuk wilayah Gorontalo, Manado, Ternate, Makassar, hingga Jayapura diprediksi mengalami hujan ringan, sementara Denpasar, Kupang, dan Mataram cenderung cerah berawan hingga berawan tebal.

Hal ini dikarenakan adanya dinamika atmosfer yang menunjukan peningkatan pertumbuhan awan hujan akibat pengaruh bibit siklon dan sirkulasi siklonik di beberapa perairan Indonesia.

Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia.

Data BMKG mengungkapkan terdapat Bibit Siklon 92W di Samudra Pasifik utara Papua dengan kecepatan angin yang cukup kencang.

Bibit badai ini diperkirakan bakal terus bergerak ke arah barat dalam satu setengah hari ke depan dan ikut menarik kumpulan awan hujan ke arah wilayah daratan.

Sirkulasi siklonik juga terpantau terbentuk di wilayah perairan barat laut Aceh, Selat Makassar, dan Laut Banda. Kondisi tersebut memicu potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah terdampak, termasuk Laut Maluku, Laut Seram, hingga wilayah di sekitar sistem tersebut.

Exit mobile version