Jokowi Akui Penyelenggaraan KTT G20 di Bali Terberat Dalam Sejarah

Presiden Jokowi (Ist)

SuaraNusantara.com – Presiden Jokowi aku bahwa penyelenggaraan KTT G20 di bawah kepemimpinan Indonesia merupakan terberat dalam sejarah

Pengakuan Jokowi itu disampaikan saat ia melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Komisi Eropa Urslua von der Leyen

Pertemuan kedua negara itu berlangsung di The Apurva Kempinski, Nusa Dua Bali pada Senin 14 November 2022

Kata Jokowi bahwa pelaksanaan KTT G20 di Bali itu dilakukan pada saat situasi yang tak menentu

“Presidensi kali ini memang terberat dalam sejarah G20, dan Indonesia akan bekerja keras,” kata Presiden Jokowi.

Diketahui, KTT G20 pertama kali dilangsungkan pada 15 hingga 16 Desember tahun 1999 di Berlin, Jerman.

Lebih lanjut kata Jokowi, kondisi terberat penyelenggara G20 itu karena saat ini dunia sedang mengalami situasi yang tak menentu

Situasi tersebut kata Jokowi yakni, berupa ancaman global, resesi, krisis pangan, serta masalah geopolitik keamanan antarnegara imbas berlangsungnya perang Ukraina-Rusia.

Di tengah masalah dunia semacam itu, forum KTT G20 dengan Indonesia sebagai Presidensi G20 diharapkan mampu mengajak para pemimpin negara yang tergabung pada forum G20 menghadapi tantangan tersebut.’

Kata dia, jalan keluar satu-satunya berbagai macam krisis yang terjadi saat ini dan terus menghantui seluruh negara di dunia, menurut Jokowi, adalah dengan bekerja sama mencari solusi.

“Saya berharap kerja sama antara Indonesia dan Uni Eropa dan ASEAN-Uni Eropa dapat terus ditingkatkan,” ungkap Jokowi.(ifn)

Exit mobile version