SuaraNusantara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) disela pembacaan amanat di peringatan Hari Lahir Pancasila mengatakan pihaknya menolak tegas politisasi identitas dan agama jelang pemilu 2024.
“Saya ajak menolak ekstremisme, politisasi identitas, politisasi agama. Mari sambut pesta demokrasi Pemilu 2024,” kata Jokowi.
Presiden Jokowi juga menambahkan jika toleransi dan persatuan merupakan kunci terbentuknya bangsa yang kokoh.
Dengan ideologi Pancasila membuat Indonesia diterima dan diakui dunia.
Peringatan Hari Lahir Pancasila dirayakan dengan upacara besar di monas.
Sejumlah menteri turut hadir pada upacara kali ini, seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Sementara itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tampak tak hadir dan hanya diwakili oleh Wamenhan, M Herindra.
Selain itu, tampak pula Panglima TNI Laksamana Yudo Margonodan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut hadir dalam upacara ini.
Komandan Upacara pada hari ini adalah Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Alfian Nurrizal, dengan Perwira Upacara adalah Kepala Staf Garnisun Tetap I/Jakarta, Brigjen TNI Arkamelvi Karmani. (Alief)
