Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto berkomitmen akan memberantas penyelewengan yang mengakibatkan kerugian negara tanpa pandang bulu atau pilih kasih.
Hal ini disampaikan Prabowo dalam sidang kabinet yang berlangsung di Istana, Jakarta pada Senin 20 Juli 2026.
Prabowo meyakini, bahwa pemerintahanya tidak akan tebang pilih dalam menindak pelaku penyelewengan.
“Sekali lagi berkali-kali saya bilang bahwa percayalah kita tidak akan, kita tidak akan pilih kasih, kita tidak akan tebang pilih, kita tidak akan tidak bertindak terhadap penyelewengan,” kata Prabowo, Senin 20 Juli 2026.
Meski menjanjikan tindakan tegas, dia menekankan pentingnya kearifan dalam menentukan waktu dan cara bertindak agar tidak merusak stabilitas nasional.
Prabowo menganalogikan seperti mengobati penyakit kanker dalam tubuh manusia.
“Kalau ada orang umpamanya kena kanker, jalan pintas bisa potong saja tangannya, potong saja kakinya, kan begitu? Tapi mungkin dengan ketepatan, dengan terapi, dengan teknologi, kita bisa tanpa terlalu merusak badan,” ujarnya.
Masih dengan analogi badan manusia, Prabowo menyatakan bahwa badan itu akan sehat jika dirawat dengan baik. Demikian juga, dengan ekonomi di Indonesia.
“Tapi kalau diracuni dengan mark-up, dengan korupsi, dengan penipuan, dengan under-invoicing, dengan transfer pricing, dengan patgulipat permainan antara birokrat sama pengusaha, antara bank kasih kredit ke itu-itu saja, ya rusak, sakit. Nah ini kita sedang perbaiki,” pungkasnya.
