Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto mengakui secara terang-terangan bahwa Indonesia memiliki banyak permasalahan yang menyangkut rakyat. Bahkan permasalahan Indonesia, jauh lebih besar dari perkiraannya sebelum memimpin negeri ini.
Di mana, kata Prabowo mengaku masih kurangnya gaji guru, susahnya lapangan pekerjaan hingga kemiskinan ekstrem.
Hal ini disampaikan Prabowo saat sidang kabinet yang digelar Senin 20 Juli 2026 di Istana, Jakarta bersama para menterinya.
Maka dari itu, Prabowo bertekad untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia.
“Kita paham bahwa gaji guru-guru kita kurang, kita paham lapangan kerja kita kurang, kita paham masih banyak kemiskinan ekstrim, kita paham ini semua masalah kita paham, kita mengerti. Justru ini yang kita dipilih, diberi mandat untuk diselesaikan,” ujar Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna yang dipantau secara daring melalui YouTube, Sekretariat Presiden, Senin 20 Juli 2026.
Prabowo juga mengakui masih adanya ketimpangan di tengah masyarakat. Namun, ia mengaku tidak menyangka ketimpangan yang ada di masyarakat benar sebegitu parahnya dan itu di luar dari perkiraannya.
“Kita paham ada ketimpangan di masyarakat kita, tapi terus terang saja saya katakan di mana mana saya sendiri sebagai Presiden, bersama Wakil Presiden, saya sendiri tidak menduga sesungguhnya betapa beberapa masalah itu sangat di luar perkiraan kita,” ujarnya.
Prabowo mengatakan bahwa kondisi tersebut terjadi karena hasil kekayaan Indonesia terus mengalir ke luar negeri dalam jumlah sangat besar setiap tahun. Hal ini terjadi karena adanya praktik kecurangan dalam perdagangan.
“Terjadi suatu distorsi terhadap ekonomi kita, telah terjadi mengalir keluar kekayaan kita secara signifikan ribuan triliun ratusan miliar dolar tiap tahun dengan praktik praktik under invoicing pemalsuan laporan. Praktik-praktik transfer pricing, praktik penyelundupan, hal hal yang sesungguhnya sungguh tidak masuk akal dan sesungguhnya tidak adil bagi bangsa kita,” katanya.


















Discussion about this post