Suaranusantara.com- Dari modem hingga AirDrop, Apple menunjukkan keseriusannya buat mandiri di sektor chip. Lewat iPhone 17 Air, mereka memperkenalkan C1X dan N1-dua chip anyar yang diklaim lebih efisien, lebih cepat, tapi juga dengan sedikit kompromi di sisi dukungan jaringan.
C1X hadir sebagai penerus modem C1 yang dipakai pada iPhone 16e. Apple menyebut modem ini mampu menawarkan kecepatan dua kali lipat dibanding generasi sebelumnya, sekaligus hemat daya hingga 30 persen. Klaim tersebut menjadikannya modem paling efisien yang pernah ada di lini iPhone.
Meski begitu, ada sedikit pengurangan. C1X hanya mendukung jaringan 5G sub-6, berbeda dengan modem Qualcomm yang dipakai pada iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max yang juga kompatibel dengan 5G mmWave. Teknologi sub-6 lebih umum digunakan, termasuk di Indonesia, sementara mmWave masih terbatas di beberapa negara.
Selain itu, Apple juga memperkenalkan chip N1. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang masih bergantung pada Broadcom, chip N1 sepenuhnya dirancang sendiri oleh Apple. Komponen ini bertugas mengatur konektivitas Bluetooth, Wi-Fi, hingga Thread. Apple mengklaim, N1 memberikan performa lebih kencang, lebih hemat daya, dan mendongkrak pengalaman fitur seperti hotspot dan AirDrop.
Chip N1 pertama kali hadir di iPhone 17 Air, namun diperkirakan bakal menjadi standar di hampir semua lini perangkat Apple pada masa mendatang.
Dengan kehadiran dua chip baru ini, Apple tak hanya memperkuat lini iPhone terbaru, tetapi juga semakin menegaskan ambisinya untuk lepas dari ketergantungan pihak ketiga dalam urusan komponen penting.


















Discussion about this post