Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Tuai Kritikan Usai Video Viral Ajakan Konsolidasi Jatuhkan Prabowo, Saiful Mujani Angkat Bicara

Feri Spt by Feri Spt
8 April 2026
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Saiful Mujani serukan demo besar-besaran jatuhkan Presisen RI Prabowo Subianto (Instagram @pandemictalks)

Saiful Mujani serukan demo besar-besaran jatuhkan Presisen RI Prabowo Subianto (Instagram @pandemictalks)

3
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Akademisi yang juga pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani angkat bicara usai video pernyataannya viral terkait ajakan demo besar untuk menjatuhkan Presiden RI Prabowo Subianto viral di media sosial.

Sebelumnya Saiful Mujani dalam penggalan video viral itu, mengatakan bahwa Prabowo tak lagi menunjukan sikap “presidential” karena dianggap tertutup terhadap kritik dan masukan publik.

“Yang jalan hanya ini. Bisa nggak kita mengkonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo. Hanya itu, kalau nasihati Prabowo nggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini,” jelas Saiful Mujani dalam video yang beredar.

BACAJUGA

Rabu Sore Prabowo Akan Terima Tamu Menlu Singapura, Apa yang Dibahas? Seskab Beberkan

Prabowo Ucapkan Selamat ke Lula Usai Terpilih Keempat Kalinya Jadi Presiden Brasil

Videonya itu viral menuai kritikan dari berbagai pihak yang dinilai dapat berpotensi menimbulkan kegaduhan di publik,

Saiful Mujani yang juga Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah itu menegaskan pernyataannya bukanlah bentuk makar, namun bagian dari sikap politik

Saiful menjelaskan pernyataan itu disampaikan di acara “Halal bihalal pengamat sebelum ditertibkan”.

“Pertanyaannya apakah ucapan saya itu bisa disebut makar? Saya tegaskan itu bukan makar, tapi political engagement, yakni sikap politik atau sikap yang dinyatakan tentang isu politik di hadapan orang banyak. Politiknya dalam acara itu terutama berkaitan dengan kinerja Presiden Prabowo,” kata Mujani dalam keterangan tertulis, Selasa 7 April 2026.

Ia menjelaskan sikap politik berada satu tingkat di bawah partisipasi politik atau tindakan politik. Partisipasi politik, kata dia, adalah inti dari demokrasi. Mujani mengatakan tidak ada demokrasi tanpa partisipasi politik.

“Partisipasi politik atau tindakan yang ditujukan untuk kepentingan umum bentuknya banyak. Misalnya ikut memilih dalam pemilu, ikut kampanye, ikut nyumbang partai atau calon, ikut aksi politik seperti demonstrasi, mogok, sabotase, dan lain-lain, yang dilakukan secara damai. Aksi menurunkan presiden secara damai adalah partisipasi politik. Itu demokrasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan sikap dan tindakan politik itu bagian dari hak setiap warga negara dan dijamin oleh konstitusi. Mujani mengatakan sikap yang dinyatakannya itu adalah wujud dari kebebasan berekspresi atau berpendapat.

“Apakah sikap politik itu makar? Kalau sikap politik dalam bentuk pernyataan verbal dan berkumpul yang dilindungi konstitusi dianggap makar berarti makar dijamin oleh UUD. Pastilah tidak, dan karena itu sikap politik bukanlah makar yang secara legal dilarang,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan alasan menyatakan sikap politik agar presiden Prabowo diturunkan. Mujani mengatakan di acara itu, dirinya berbicara di bagian akhir. Mujani membuat kesimpulan setelah sebelumnya sejumlah orang telah berbicara.

Menurutnya, semua pembicara memberi pandangan evaluatif terhadap kinerja Prabowo. Secara khusus, memberikan tekanan pada pernyataan Prabowo yang akan menertibkan pengamat atas dasar informasi dari intelijen.

Ia mengatakan Prabowo juga menuduh pengamat tak suka pemerintah berhasil, pengamat dibiayai asing, pengamat tidak patriotis.

“Tidak lama setelah pernyataan presiden itu terjadi penyiraman Andre Yunus dengan air keras. Kami menafsirkan kekerasan ini adalah terjemahan aparat negara di bawah atas pernyataan Prabowo bahwa pengamat akan ditertibkan atas dasar informasi dari intelijen,” ujarnya.

Ia mengatakan kata-kata Prabowo yang akan menertibkan para pengamat itu punya makna yang sensitif baginya sebagai mahasiswa 80-an yang mengalami situasi represi itu.

“Kami menafsirkan yang terjadi pada Andre Yunus bisa terjadi pada kami para pengamat. Karena itu tema halal bihalal adalah ‘para pengamat sebelum ditertibkan’,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai pernyataan Prabowo itu merupakan bagian dari banyak pernyataan-pernyataan Prabowo lainnya yang dinilai tidak presidensial.

Menurutnya, seorang presiden yang presidensial adalah presiden yang inklusif, menerima keragaman aspirasi dan kepentingan dalam sebuah republik, bersikap dan bertindak beyond partisan politics.

Ia mengatakan Prabowo tidak presidensial sudah terlihat dari awal dilantik ketika menekankan demokrasi Indonesia harus khas Indonesia. Menurutnya, pernyataan itu mengingatkan klaim orde baru dengan istilah demokrasi Pancasila.

“Prabowo sejak awal sudah mengancam eksistensi demokrasi Indonesia yang diatur dalam UUD. Saya khawatir Prabowo akan merubah UUD hasil amandemen dan dikembalikan ke UUD 1945 lama. Dia tidak presidensial dalam memahami basis negara kita yang sah sekarang ini,” katanya.

Setelah itu, ia mengatakan keputusan Prabowo banyak yang mencerminkan tidak kompeten. Di antaranya dalam menyusun anggota kabinet.

Janji akan membuat pertumbuhan ekonomi 8 persen dinilai tidak terlihat langkah-langkah ke arah sana.

Lalu, kebijakan-kebijakan yang lebih dinilai menekankan spending populis seperti MBG, koperasi merah putih, perluasan wilayah teritorial TNI.

“Melibatkan banyak TNI di wilayah sipil, tidak terlihat hubungannya dengan tingkat pertumbuhan itu. Prabowo hanya ngomong dan tidak mengerti apa yang diomongkannya. Dia tidak kompeten,” katanya.

Ia mengatakan Prabowo memang Presiden yang dihasilkan dari pemilu, namun baginya itu adalah otokrasi lewat mekanisme pemilu yang tidak demokratis (electoral autocracy). Bagi Mujani, Prabowo secara umum tidak berwibawa dan tidak kompeten, sehingga mengajak menurunkannya.

“Bagaimana cara menurunkannya? Lewat pemilihan umum pada 2029. Saya khawatir 3,5 tahun ke depan Indonesia makin buruk dan pecah. Harus disegerakan,” katanya.

Selain itu bisa lewat pemakzulan yang dimulai oleh DPR. Tapi, menurutnya hal itu hampir tidak mungkin karena DPR yang semuanya di bawah kendali Prabowo.

Maka, kata dia, jalan alternatif adalah lewat people power. Tekanan massa seperti 1966, 1998. Massa menekan dan Prabowo mundur seperti dilakukan Suharto 20 Mei 1998.

“Gerakan ini setidaknya untuk mendelegitimasi Prabowo yang tidak presidensial itu, dan memperkuat oposisi massa, dan setidaknya akan lebih siap memasuki 2029 kalau rakyat bisa cukup sabar menunggu sampai 2029,” katanya.

Tags: KonsolidasiPrabowoSaiful Mujani
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

28 Oktober 2026 diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda (Instagram @tulisan_buguru)
Nasional

30 Link Twibbon Sumpah Pemuda 2026, Pilih Sesuai Selera Langsung Download dan Pejeng di Medsos Sekarang

by Feri Spt
28 October 2026

Suaranusantara.com- Hari ini Rabu 28 Oktober 2026 diperingati sebagai...

Sumpah Pemuda 2026 (Instagram @raflyy_1401)
Daerah

Hari Ini Sumpah Pemuda 2026! Berikut Kumpulan Ucapan Penuh Semangat Persatuan-Kesatuan, Copas dan Langsung Pejeng di Medsos

by Feri Spt
28 October 2026

Suaranusantara.com- Hari ini, Rabu 28 Oktober 2026 bangsa Indonesia...

BEM UI akan kembali menggelar aksi demo di Bundaran HI, Jakarta pada Rabu 28 Oktober 2026 (Instagram @pubivox)

Demo 28 Oktober, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Begini Isinya

28 October 2026
BEM UI akan kembali gelar aksi demo soroti 2 tahun Prabowo-Gibran (Instagram @Jktdulu)

Peringati Sumpah Pemuda, BEM UI Akan Gelar Aksi Demo Soroti 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

28 October 2026
Kepala BRIN Arif Satria bicara soal instruksi Presiden Prabowo Subianto cegah karhutla (Instagram @antaranewscom)

Cegah Karhutla, Prabowo Perintahkan BRIN Identifikasi Perambatan Api

28 October 2026
Kepala BRIN Arif Satria memenuhi panggilan Presiden Prabowo di Istana, Selasa 27 Oktober 2026 (Instagram @seentodaymedia)

Dipanggil Prabowo, Kepala BRIN Lapor Hasil Riset: Limbah Sawit Jadi Energi Listrik 39 GW

28 October 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

8 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

8 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

8 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

8 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terima kedatangan Menkeu Suahasil Nazara di Balai Kota (Instagram @pramonoanungw)
Nasional

Menkeu Suahasil Temui Pramono Anung di Balai Kota, Apa yang Dibahas?

by Feri Spt
27 October 2026

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa 27 Oktober 2026 bertemu Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal keterlibatan anak muda dalam merawat dan menjaga Ibu Kota (Instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Ajak Anak Muda Terlibat Rawat Ibu Kota: Wujudkan Ibu Kota Inklusif dan Aman

27 October 2026
Eddy Soeparno

Pemerintah Stop Ekspor Gas ke Singapura, Eddy Soeparno: Ketahanan Energi Nasional Harus Jadi Prioritas di Tengah Gejolak Global

27 October 2026
Yusril Ungkap Prabowo Belum Menyetujui Redefenisi Korupsi Usulan Luhut: Presiden Minta Kaji Lebih Dalam

Yusril Ungkap Prabowo Belum Menyetujui Redefenisi Korupsi Usulan Luhut: Presiden Minta Kaji Lebih Dalam

27 October 2026
Yusril Ihza Mahendra bicara soal rencana perubahan definisi korupsi (Instagram @kemensetneg.ri)

Dipanggil Prabowo ke Istana, Yusril: Lapor Soal Rencana Perubahan Defenisi Korupsi

27 October 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com