Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Sejarah Singkat Peristiwa G30S PKI, Peristiwa Kelam di Indonesia

snc4 by snc4
30 September 2023
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Sejarah G30S PKI (Dok ist)

Sejarah G30S PKI (Dok ist)

11
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Pada tanggal 30 September 1965, Indonesia menyaksikan peristiwa yang penuh kontroversi dan misteri, yaitu Gerakan 30 September (G30S) yang dikaitkan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Berikut adalah kronologi singkat peristiwa G30S PKI:

Awal hingga Pasca Tragedi:

  • 30 September 1965: Gerakan 30 September dimulai dan berlangsung selama dua hari, hingga 1 Oktober. Dipimpin oleh Letkol Untung dari Komando Batalyon I Resimen Cakrabirawa.
  • Penculikan dan pembunuhan terhadap enam jenderal dan satu perwira tinggi oleh pasukan G30S: Letjen. Ahmad Yani, Mayjen. R. Soeprapto, Mayjen. Harjono, Mayjen. S. Parman, Brigjen D.I. Panjaitan, Brigjen Sutoyo, dan Lettu Pierre Tendean. Mereka dimasukkan ke dalam lubang di Pondok Gede, Jakarta.

Baca Juga : Sejarah PKI dan Kejatuhannya Pasca G30S

BACAJUGA

1 Agustus 2025 Memperingati Hari Apa? Dari Peringatan Kanker Paru hingga Hari Bir Internasional

Fadli Zon: Penulisan Ulang Sejarah Nasional Sudah Capai 80 Persen

  • Satu jenderal selamat, yaitu Jendral A.H. Nasution, tetapi putrinya, Ade Irma Suryani, dan ajudannya, Lettu Pierre Tendean, menjadi korban.
  • Korban lain termasuk Brigadir Polisi K.S. Tubun, yang meninggal saat mengawal rumah Dr. J. Leimena.
  • G30S menguasai gedung Radio Republik Indonesia (RRI) dan mengeluarkan Dekrit No. 1, yang menyatakan bahwa gerakan tersebut adalah upaya penyelamatan negara dari Dewan Jenderal yang ingin mengambil alih negara.

Penumpasan Pemberontakan:

  • 1 Oktober 1965: TNI mulai menumpas pemberontakan G30S PKI. Pasukan pemerintah berusaha menetralisasi pasukan G30S di Lapangan Merdeka.
  • Mayjen Soeharto memerintahkan Kolonel Sarwo Edhi Wibowo merebut kembali gedung RRI dan Pusat Telekomunikasi.

Baca Juga : Cerita Sejarah Kekejaman G30S/PKI, Bagaikan Dongeng Horror Sebelum Tidur

  • Soeharto mengumumkan bahwa pasukan G30S telah merebut kekuasaan dan bahwa Presiden Soekarno dan Menko Hankam/KASAB Jenderal A.H. Nasution dalam keadaan selamat.
  • 2 Oktober 1965: Pasukan pemerintah menemukan lokasi jenazah para perwira yang diculik dan dibunuh oleh G30S di Lubang Buaya.
  • 4 Oktober 1965: Jenazah para perwira yang gugur diberi penghargaan sebagai Pahlawan Revolusi.

Pasca Pemberontakan:

  • Masyarakat Indonesia mendukung upaya penumpasan dan melakukan demonstrasi anti-PKI.

Baca Juga : Mitos dan Fakta Sejarah Tersembunyi Ratu Anne Boleyn Dipenggal: Menguak Kisah Asli

  • Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar), yang diikuti oleh larangan terhadap PKI dan ormas-ormas di bawahnya oleh Soeharto.

Peristiwa G30S PKI ini memiliki dampak yang besar pada sejarah Indonesia dan tetap menjadi topik yang kontroversial hingga saat ini.(kml)

Tags: G30S PKIPeristiwaSejarah
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

Angkutan Barang KAI Daop 1 Tembus 808 Ribu Ton, Kereta Jadi Andalan Logistik Hijau

by SNC 7
27 April 2026

Suaranusantara.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi...

Nasional

Wujudkan Mimpi ke Tanah Suci, Ajib Tour Bagikan 100 Buku Tabungan Umrah

by SNC 7
27 April 2026

Suaranusantara.com – PT Ali Jaber International Berkah (Ajib Tour)...

Bahlil Ungkap Strategi Kurangi Impor LPG, Dorong CNG hingga Bioenergi

27 April 2026

Dipanggil Prabowo, Bahlil Laporkan Pasokan Energi Nasional Tetap Stabil

27 April 2026

Prabowo Reshuffle Kabinet, Lantik Sejumlah Menteri dan Pejabat Istana

27 April 2026
Presiden RI Prabowo Subianto Senin sore 27 April 2026 lantik enam pejabat, di antaranya ada Abdul Kadir Karding dan Hasan Nasbi (Instagram @afudotid)

Prabowo Resmi Reshuffle Lantik Enam Pejabat, Dua di Antaranya Comeback Mengisi Kursi Kabinet

27 April 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago
Dari Suara ke Makna: Perempuan dan Warisan Kartini di Era Digital

Dari Suara ke Makna: Perempuan dan Warisan Kartini di Era Digital

6 days ago
Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

3 years ago
Kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara IV Jakarta Selatan didatangi sejumlah calon menteri ada 35 orang hingga petang ini (instagram @netizenindonesiaid)

Penuhi Undangan Prabowo, hingga Petang Ini Sudah Ada 35 Calon Menteri yang Hadir di Kertanegara, Berikut Daftar Nama-namanya

2 years ago

Sinopsis Film Zombieland: Double Tap, Bertahan Hidup di Dunia yang Dipenuhi Zombie

3 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Lazio vs Udinese
Olahraga

Prediksi Lazio vs Udinese di Serie A: Tim Tamu Selalu Merepotkan!

by snc 14
27 April 2026

Suaranusantara.com - Lazio bersiap menjamu Udinese dalam laga lanjutan Serie A di Stadion Olimpico Roma pada Selasa,...

Cagliari vs Atalanta

Prediksi Cagliari vs Atalanta: Misi Penebusan La Dea di Sardinia!

27 April 2026
Turnamen Garuda West Championship 2026 bersama Kementerian Perdagangan berlangsung di The West Arena, Jakarta Barat (suaranusantara.com)

Turnamen Garuda West Championship 2026 Hadir Mencari Bibit Pebasket Muda di Kelompok Umur

27 April 2026
Galeri Indonesia Kaya menghadirkan pementasan pertunjukan Dapur Sumur Tutur di Jakarta pada Sabtu, 25 April 2026 (suaranusantara.com)

Putri Ayudya Persembahkan Karya ‘Dapur Sumur Tutur’, Soroti Dinamika Perempuan Lintas Generasi

27 April 2026
Gedung Bank Mandiri

Dari Pembiayaan hingga Aksi Nyata, Perjalanan Berkelanjutan Bank Mandiri yang Terus Bergerak di Hari Bumi 2026

27 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com