Suaranusantara.com – Hubungan antara Alejandro Garnacho dan pelatih Manchester United, Ruben Amorim, tengah memasuki titik nadir.
Ketegangan yang sebelumnya hanya terasa di balik layar, kini mulai pecah ke permukaan setelah insiden di final UEFA Europa League.
Dalam partai puncak Liga Europa melawan Tottenham Hotspur yang berakhir dengan kekalahan, Garnacho hanya diberikan waktu bermain selama 20 menit.
Sebuah keputusan yang langsung menuai reaksi dari sang pemain. Dalam pernyataan pasca laga, Garnacho tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya.
“Saya bermain di semua babak sebelumnya untuk membantu tim, tapi di final hanya diberi 20 menit. Saya tidak tahu harus berkata apa,” ujar Garnacho.
Ia pun menyiratkan bahwa keputusan pelatih bisa berdampak pada masa depannya.
“Final ini bisa memengaruhi keputusan saya. Tapi saya juga akan melihat keseluruhan musim dan kondisi klub. Sekarang saya ingin menikmati liburan musim panas dan baru memikirkan langkah selanjutnya.”
Amorim Meradang, Garnacho Dicoret dari Skuat
Komentar terbuka Garnacho rupanya memicu kemarahan Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal tersebut dikabarkan tidak segan meluapkan emosinya langsung di hadapan seluruh skuad.
Mengutip laporan dari Daily Mail via SportsMole, Amorim bahkan melontarkan sindiran keras kepada sang winger, “Kamu lebih baik berdoa ada klub yang mau membelimu.”
Garnacho tidak masuk dalam daftar pemain saat Manchester United menang 2-0 atas Aston Villa, sebuah sinyal jelas bahwa ketegangan internal mulai berdampak pada keputusan taktis sang pelatih.
Potensi Kepindahan ke Napoli: Langkah Keluar yang Realistis?
Garnacho kini dikaitkan dengan Napoli, juara Serie A musim ini. Klub asal Italia itu memiliki hubungan positif dengan Manchester United setelah sukses mendatangkan Scott McTominay, yang bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A 2024/25.
Dengan situasi yang tidak lagi kondusif di Old Trafford, kepindahan ke Napoli bisa menjadi opsi ideal bagi Garnacho untuk mengembangkan karier di lingkungan baru yang lebih mendukung.
Bukan Kasus Pertama: Rashford Pernah Alami Hal Serupa
Kisruh antara Amorim dan Garnacho mengingatkan publik pada konflik internal sebelumnya dengan Marcus Rashford.
Pada Januari lalu, Rashford sempat berselisih dengan Amorim dan akhirnya dipinjamkan ke Aston Villa.
Saat ini, masa depannya bersama MU juga masih penuh tanda tanya, dengan kemungkinan transfer permanen yang semakin besar.
Restrukturisasi Skuad: Banyak Nama Menuju Pintu Keluar
Tidak hanya Garnacho dan Rashford, winger asal Brasil Antony juga dikabarkan akan dilepas setelah tampil impresif selama masa peminjamannya di Real Betis. Manchester United kini tengah membenahi skuad besar-besaran.
Beberapa nama yang disebut menjadi target anyar antara lain Matheus Cunha, yang klausul pelepasannya telah ditebus, serta Liam Delap, striker muda yang tampil menonjol bersama Ipswich Town.


















Discussion about this post