Suaranusantara.com – Bank DKI telah melakukan pendistribusian Kartu Jakarta Mahasiswa (KJMU) kepada 2.094 penerima baru pada Semester I Tahun 2025.
Adapun pendistribusian itu dilakukan pada tanggal 31 Mei 2025 di Kantor Cabang Bank DKI Juanda, Jakarta Pusat kepada sebanyak 695 penerima, dan tanggal 3 Juni di Kantor Dinas Pendidikan, Jakarta Selatan kepada sebanyak 1.399 penerima.
Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo menyampaikan terimakasih atas kepercayaan Pemprov DKI Jakarta khususnya Disdik terkait pendistribusian KJMU ini.
Ia berjanji, Bank DKI akan terus mengoptimalkan peranannya sebagai bank pembangunan daerah dengan memastikan proses penyaluran KJMU dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan transparan.
“Keterlibatan Bank DKI dalam penyaluran dana KJMU merupakan bentuk nyata sinergi dan kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan visi mencerdaskan kehidupan masyarakat sebagai fondasi utama pertumbuhan. Bank DKI berkomitmen untuk terus mendukung program-program strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Jakarta,” ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/6/2025).
Sementara, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi mengatakan dukungan Bank DKI dalam penyaluran KJMU juga sejalan dengan komitmen Perseroan dalam menyediakan layanan perbankan yang inklusif dan berorientasi pada kemajuan sosial masyarakat Jakarta khususnya di bidang pendidikan.
Ia pun turut mengimbau seluruh penerima manfaat KJMU agar senantiasa berhati-hati dan waspada dalam melakukan transaksi keuangan, terutama tidak memberikan PIN dan informasi pribadi kepada orang lain.
“Bank DKI terus berinovasi dalam memberikan kemudahan transaksi dan layanan digital kepada para penerima manfaat, termasuk mahasiswa penerima KJMU, melalui aplikasi JakOne Mobile, layanan ATM, dan EDC Bank DKI yang tersebar luas untuk dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan layanan keuangan mahasiswa,” kata Arie.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan pencairan bantuan dana KJMU Semester I Tahun 2025 secara bertahap sejak Selasa, 27 Mei 2025 lalu kepada sebanyak 16.979 mahasiswa.
Adapun jumlah bantuan yang diterima sebesar total Rp9 juta per semester, sudah termasuk uang saku untuk mahasiswa sebesar Rp750 ribu per bulan.


















Discussion about this post