Suaranusantara.com- Pasar smartphone kelas menengah kembali mendapat penantang baru. iQOO Z10R versi global dikabarkan siap hadir di Indonesia setelah sukses besar di India.
Dengan sertifikasi resmi yang telah dikantongi, perangkat ini diyakini akan segera diumumkan secara resmi. Tak hanya menawarkan desain premium dan layar AMOLED 120Hz, versi globalnya juga membawa peningkatan besar di sektor daya dan performa yang membuatnya semakin kompetitif di rentang harga Rp3–4 jutaan.
Menariknya, versi global dari iQOO Z10R hadir dengan sejumlah peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan model India yang diluncurkan Juli lalu. Informasi yang dibocorkan oleh leaker populer @Sudhanshu1414 menyebut bahwa perangkat dengan nomor model I2505 — sama seperti yang terdaftar di SDPPI — akan dibekali baterai 6.500 mAh dengan dukungan pengisian cepat 90W. Ini merupakan peningkatan besar dari versi India yang hanya membawa baterai 5.700 mAh dan fast charging 80W.
Tidak hanya di sektor daya, performa juga mendapat perhatian khusus. iQOO Z10R global disebut menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7360-Turbo, menggantikan Dimensity 7400 yang digunakan pada model India.
Meski berbeda, prosesor baru ini diklaim lebih efisien dalam manajemen daya dan mampu menjaga stabilitas performa saat bermain game berat atau menjalankan multitasking intensif. Dukungan RAM LPDDR4X, penyimpanan UFS 3.1, dan sistem operasi Android 15 berbasis Funtouch OS 15 semakin memperkuat kemampuannya di kelas menengah.
Dari sisi visual, ponsel ini mengandalkan layar AMOLED 6,77 inci beresolusi Full HD+ (2392×1080 piksel) dengan refresh rate 120Hz, menawarkan tampilan halus dan warna yang tajam.
Di bagian fotografi, iQOO menyematkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX882 dan fitur OIS (Optical Image Stabilization) untuk hasil gambar yang stabil serta detail. Sementara di bagian depan terdapat kamera selfie 32 MP, cocok untuk kebutuhan vlog maupun video call berkualitas tinggi.
Di India, iQOO Z10R dikenal sebagai salah satu ponsel midrange dengan performa tinggi dan harga ramah di kantong. Ditenagai chipset Dimensity 7400 dan RAM hingga 12 GB (dengan tambahan RAM virtual), perangkat tersebut mencatat skor AnTuTu lebih dari 710.000 poin, menjadikannya salah satu yang tercepat di kelasnya.
Selain itu, fitur Bypass Charging yang memungkinkan pengguna bermain game sambil mengisi daya tanpa membuat suhu ponsel panas, menjadi salah satu keunggulan khasnya.
Dari sisi ketahanan, iQOO juga menghadirkan kualitas premium dengan sertifikasi IP68/IP69 yang tahan terhadap air dan debu, serta sertifikasi standar militer anti-guncangan. Ketebalannya yang hanya 7,39 mm dengan desain layar lengkung quad membuatnya tampil elegan sekaligus nyaman digenggam.
Dengan kapasitas baterai lebih besar, pengisian daya super cepat, serta peningkatan efisiensi pada chipset barunya, iQOO Z10R versi global berpotensi menjadi salah satu smartphone paling kompetitif di kelas Rp3–4 jutaan.
Jika harga jualnya tetap agresif seperti model India, ponsel ini akan menjadi pilihan menarik bagi pengguna muda yang membutuhkan performa tinggi, ketahanan maksimal, dan desain elegan tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Langkah iQOO membawa Z10R ke pasar Indonesia juga menunjukkan keseriusan sub-brand vivo ini dalam memperkuat posisinya di segmen menengah.
Dengan kombinasi baterai 6.500 mAh, fast charging 90W, layar AMOLED 120Hz, dan prosesor Dimensity 7360-Turbo, Z10R global tampak siap menjadi ancaman baru bagi para pesaing di pasar smartphone lokal menjelang akhir 2025.


















Discussion about this post