Suaranusantara.com- Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim bahwa pasokan gas Elpiji telah masuk ke wilayah-wilayah yang dilanda banjir yakni Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) dan Aceh.
Kata Bahlil pasokan gas Elpiji itu diambil dari Sumatera Barat, sebelumnya diambil dari Dumai. Bahlil mengaku memang belum maksimal tapi sudah masuk ke wilayah banjir secara perlahan-lahan.
“Elpiji juga sudah mulai berjalan sekalipun belum maksimal. Karena sekarang tadinya untuk Tapteng, Nias, Sibolga, itu mengambilnya dari Dumai. Sekarang kita ubah, mengambil stok elpijinya kita ambil dari Sumbar,” kata Bahlil, di Istana, Jakarta, Kamis 4 Desember 2035.
Apabila cuaca bagus, tentunya pengiriman gas elpiji dapat berjalan dengan mudah. Dia berharap, pada Jumat dan Sabtu pekan ini, situasi di lokasi bencana sudah bisa membaik.
Bahlil turut memastikan bahwa listrik di lokasi bencana sudah menyala kembali paling lambat pada Sabtu besok. Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa stok BBM di lokasi bencana Sumatera cukup.
“Jadi, Sumbar sekarang menjadi hub supaya semuanya bisa terdistribusi. Insya Allah kalau cuacanya baik, Jumat-Sabtu semua sudah bisa lebih membaik,” imbuh dia.
Sumut, Sumbar dan Aceh pada beberapa waktu lalu diterjang banjir bandang yang menelan ratusan nyawa mencapai 800 lebih korban jiwa.
Selain itu, banjir telah memutus akses hingga arua listrik. Saat ini pemerintah terus berupaya melakukan penanganan cepat pasca banjir.
Seluruh kementerian turut bekerja mengerahkan bantuan kepada korban-korban bencana banjir Sumatera.


















Discussion about this post