Suaranusantara.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk membawa Jakarta masuk ke dalam 50 besar kota global pada 2029.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai menghadiri peluncuran Indonesia City Investment Accelerator (ICIA) dalam rangkaian kegiatan Indonesia Economic Summit (IES) di Hotel Shangri-La Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/2/2026).
“Saat ini peringkat Jakarta berada di posisi ke-71, naik dari sebelumnya peringkat ke-74. Saya berharap, pada tahun ini Jakarta dapat menembus peringkat di atas 60 sebagai bagian dari target masuk 50 besar kota global dunia pada 2029,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, Pramono memaparkan berbagai upaya strategis yang tengah dan akan dilakukan Pemprov DKI Jakarta guna meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat global.
Ia menilai forum internasional seperti ini sangat penting untuk membuka akses serta menyampaikan arah pembangunan Jakarta kepada dunia internasional, khususnya para investor.
Untuk mencapai target tersebut, Pramono menguraikan tiga pilar utama yang menjadi fokus Pemprov DKI Jakarta, yakni pembangunan infrastruktur berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan ekosistem bisnis yang transparan dan terbuka.
Menurutnya, ekosistem bisnis yang sehat merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat internasional dan investor. Kepercayaan tersebut menjadi modal utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang Jakarta.
“Kita ingin masyarakat internasional dan para investor memiliki confidence dan trust terhadap Jakarta. Tanpa kepercayaan, pembangunan dan investasi tidak akan berjalan optimal,” imbuhnya.

















Discussion about this post