Suaranusantara.com- Vivo kembali memperluas lini smartphone kelas menengahnya lewat kehadiran Vivo Y60 di pasar China. Meski diluncurkan tanpa acara besar, perangkat ini tetap berhasil menarik perhatian karena membawa kombinasi spesifikasi modern dengan harga yang relatif terjangkau.
Melalui Vivo Y60, perusahaan tampaknya ingin menawarkan pengalaman smartphone 5G yang lebih lengkap bagi pengguna di segmen menengah. Perangkat ini hadir dengan desain simpel namun tetap terlihat modern, ditambah pilihan warna yang menyasar pengguna muda maupun pengguna umum.
Pada bagian depan, Vivo Y60 dibekali layar LCD berukuran 6,74 inci dengan desain notch bergaya waterdrop. Resolusinya memang masih HD+, namun Vivo sudah menyematkan refresh rate 120Hz yang membuat navigasi dan animasi layar terasa lebih halus dibanding smartphone biasa di kelasnya.
Untuk urusan performa, Vivo mempercayakan Snapdragon 4 Gen 2 sebagai dapur pacu utama. Chipset dari Qualcomm tersebut dikenal cukup hemat daya sekaligus sudah mendukung jaringan 5G.
Performa perangkat juga ditunjang RAM LPDDR4X hingga 8GB serta penyimpanan UFS 3.1 berkapasitas sampai 256GB. Kombinasi ini membuat aktivitas harian seperti multitasking, streaming, hingga gaming ringan dapat berjalan dengan cukup lancar.
Salah satu nilai jual terbesar Vivo Y60 ada pada sektor baterai. Smartphone ini membawa kapasitas jumbo 6.500mAh yang diklaim mampu bertahan seharian penuh untuk berbagai aktivitas.
Menariknya, Vivo juga menghadirkan fitur reverse charging sehingga perangkat bisa digunakan untuk mengisi daya gadget lain layaknya power bank. Namun, pengisian cepatnya masih berada di angka 15W.
Di sektor kamera, Vivo Y60 hadir dengan konfigurasi yang sederhana. Kamera utama 13MP ditempatkan di bagian belakang, sementara kamera depan 5MP disiapkan untuk kebutuhan selfie dan video call.
Perangkat ini menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16 yang menawarkan tampilan lebih segar serta berbagai fitur personalisasi.
Fitur pendukung lainnya juga cukup lengkap, mulai dari dual SIM 5G, Bluetooth 5.1, Wi-Fi dual-band, USB Type-C, GPS, hingga jack audio 3,5 mm. Vivo bahkan masih menyematkan infrared blaster yang memungkinkan ponsel berfungsi sebagai remote perangkat elektronik.
Dari sisi ketahanan, Vivo Y60 sudah mengantongi sertifikasi IP65 untuk perlindungan terhadap debu dan percikan air. Smartphone ini juga diklaim memiliki sertifikasi ketahanan benturan dari SGS.
Vivo Y60 hadir dalam pilihan warna Shanhaiqing Blue, Lucky Purple, dan Obsidian Black. Untuk harga, varian 6GB/128GB dijual mulai 1.799 yuan atau sekitar Rp4 jutaan, sedangkan model tertinggi 8GB/256GB dibanderol sekitar Rp5,3 juta.
Meski belum ada kepastian mengenai peluncuran global, Vivo Y60 dinilai cukup menarik untuk bersaing di pasar smartphone 5G murah berkat kombinasi layar 120Hz, baterai besar, dan fitur ketahanan yang lengkap.


















Discussion about this post