
Jakarta-SuaraNusantara
Jenazah dedengkot Koes Plus/Koes Bersaudara, Yon Koeswoyo, dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018) pagi tadi. Namun hingga berita ini diturunkan sore hari, makam Yon masih dibanjiri penggemar.
Sebelum ambulans yang membawa jenazah Yon tiba di lokasi pukul 7.30 WIB, para penggemar sudah lebih dulu menanti di sana. Prosesi pemakaman dimulai pukul 8.00 WIB,
Drummer Koes Bersaudara, Nomo Koesowoyo,  dibantu para petugas pemakaman menurunkan jenazah ke dalam liang lahat. Terlihat pula David, anak kedua Yon ikut membantu.
Isak tangis keluarga pun pecah saat jenazah Yon dimasukkan ke liang lahat. Raut wajah sendu dan air mata istri Yon, Bonita Angelia, serta anak-anaknya mengantarkan sang legenda ke peristirahatan terakhirnya.
Selain kerabat, keluarga, dan penggemar, sejumlah musisi Indonesia tampak menghadiri pemakaman Yon, antara lain Sam Bimbo, Dewa Budjana, Ivanka “Slank”, Asido “Panbers”, dan budayawan Emha Ainun Nadjib. Juga terlihat Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf.
Yon Koeswoyo dimakamkan dalam satu liang lahat dengan kakaknya, Tonny Koeswoyo, yang meninggal pada 27 Maret 1987 silam.
“Iya (satu liang lahat). Keinginan keluarga dan Papa,” ucap David Koeswoyo, usai pemakaman ayahnya di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018).
Bagi Yon Koeswoyo, TPU Tanah Kusir seolah-olah tak ubahnya area pemakaman keluarga besar Koeswoyo. Di sana terbaring jasad Tonny Koeswoyo, kedua orang tua, dan beberapa keponakan.
Bahkan ketika beberapa waktu silam, seorang putra Yon sempat bercanda menawari pemakaman elit San Diego Hill bila vokalis utama Koes Plus/Koes Bersaudara itu meninggal dunia, namun langsung ditolak mentah-mentah.
“Sempat ngobrol-ngobrol, ‘Gimana Pa, kalau dimakamin ke Sandiego Hill?’ dia bilang, ‘nggak mau, sendirian dong?. Saya bercandain, ‘Kan bagus, Pa. Kan banyak temennya, Pa?’ dia tetap enggak mau, ‘Kan gue enggak kenal’,” ujar David Koeswoyo.
Ketika pemakaman selesai, para penggemar seolah tak mau beranjak dari tempat itu. Mereka datang silih berganti untuk menyampaikan doa dan salam perpisahan.
Penulis: Yono D

















