Kota Tangerang – Walikota Tangerang Arief R Wismansyah meminta Perusahaan Daerah Air Minim (PDAM) Tirta Benteng untuk membangun koordinasi dengan Dinas dilingkup Pemkot Tangerang.
Koordinasi tersebut untuk mempersiapkan menghadapi situasi bencana alam yang suatu saat bisa terjadi.
“Jangan sampai jika bencana terjadi alasan truknya untuk pendistribusian air tidak ada. Libatkan teman – teman di pertamanan dan swasta untuk pendistribusian air,” ujarnya, Kamis (29/11/2018).
Menurut Arief, PDAM dapat bersinergi dengan Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) untuk mengoptimalkan kendaraan yang dimiliki OPD tersebut.
Dengan catatan, PDAM harus membersihkan dahulu isi tanki mobil dinas pertamanan sebelim digunakan.
“Kalau dulu mobil pertamanan isi air kotor buat siram taman, sekarang bisa digunakan untuk pendistribuaian air,” tegasnya.
Selain itu, Arief meminta kepada seluruh OPD untuk rutin melakukan pengecekan peralatan dan perlengkapan kebencanaan. Sehingga dapat dipergunakan jika terjadi bencana.
“Jangan sampai tanpa koordinasi jadi merepotkan semua pihak. Mari kita bangun kominikasi dan sinergisitas untuk membangun kota ini agar dapat terbebas dari bencana,” tambahnya.
Sementara itu pihak Pdam Tirta Benteng Melalui Asisten Manager Humas dan Pengaduan Ichsan Sodikin Mengatakan siap menjalankan perintah Walikota Tangerang.
“Kita Akan tindak lanjuti Perintah Walikota Tangerang, pihak PDAM TB akan berkoordinasi dengan pihak OPD terkait dalam hal mobilisasi kendaraan tangki Air nanti” tukasnya. (aul/nji)
  Â

















