Suaranusantara.com- Mahfud MD, merespons pernyataan Gibran Rakabuming terkait anggaran Infrastruktur Ketenagakerjaan Nasional (IKN) dalam konteks prioritas pengalokasian anggaran antara pembangunan infrastruktur fisik dan pengembangan sumber daya manusia serta ekonomi rakyat.
Mahfud menunjukkan ketertarikannya terhadap IKN sebagai inisiatif penting yang harus diwujudkan sebagai bagian dari warisan pemerintahan sebelumnya.
Namun, ia mengungkapkan kegelisahannya terkait fakta bahwa alokasi anggaran untuk IKN hanya mencakup 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sementara sisanya diharapkan berasal dari investasi swasta.
Dalam tanggapannya, Mahfud MD menyoroti bahwa hingga saat ini belum ada investor yang terlibat dalam proyek tersebut. Ia kemudian menantang Gibran untuk memberikan rincian terkait hal ini, meminta agar Gibran menyebutkan nama-nama investor yang telah terlibat atau berkomitmen dalam proyek IKN.
Pernyataannya menekankan bahwa informasi mengenai investasi yang telah masuk ke dalam proyek IKN masih belum jelas, dan Mahfud berharap adanya penjelasan lebih lanjut, khususnya terkait keterlibatan investor dalam mewujudkan proyek tersebut.
“Saya sangat tertarik tentang IKN dan itu bagus harus kita laksanakan sebagai warisan dari Pak Jokowi. Tapi tadi saya tergelitik, anggaran untuk IKN itu hanya 20% dari APBN dan sisanya dari investor,” kata Mahfud MD di JCC Jakarta pada Jumat malam, 21 Desember 2023.
Baca Juga: Kewalahan Jawab Pertanyaan Gibran, Cak Imin Mengaku Tidak Paham SGIE
“Sejauh yang kita baca, sampai sekarang belum ada satupun investor yang masuk ke sana, coba kalau ada sebutan, kalau ada sebutkan misalnya dua atau satu gitu investor mana yang sudah masuk ke sana,” tambahnya(red)


















Discussion about this post