
Jakarta-SuaraNusantara
Setelah 3,5 bulan cuti kampanye, Ahok-Djarot mulai pukul 24.00 WIB Minggu malam nanti, kembali menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Pada acara serah terima jabatan antara Pelaksana Tugas Gubernur DKI Sumarsono dengan Ahok-Djarot, Sumarsono yang biasa disapa Bang Soni, melaporkan apa saja yang sudah dia lakukan selama menduduki kursi DKI 1, antara lain berhasil menangani pembebasan lahan MRT dan mengawal Bantar Gebang.
“Saat serah terima nota, saya diminta Pak Basuki mengawal Bantar Gebang. Alhamdulillah saat ini berjalan baik,” ujarnya, di Balaikota DKI, Sabtu (11/2/2017).
Dia juga mengutarakan kekaguman Soni atas kinerja Pemprov DKI menangani banjir. “Saya 33 tahun bekerja di Jakarta, sekarang tidak lagi ada istilah banjir yang ada genangan. Artinya Jakarta bebas banjir. Siapa yang tidak mengakui itu,” tutur Soni.
“Apa yang sudah dilakukan Pemprov DKI sudah sangat baik, hampir sulit menemukan titik kelemahan DKI,” sambung Soni.
Sementara Ahok dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan memuji kinerja Soni selama menjabat Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Ahok juga mengklarifikasi isu loncat-loncat jabatan. Dia memastikan tidak akan menjadi calon Presiden pada Pemilu 2019 mendatang.
Isu ‘kutu loncat’ mencuat pasca debat perdana cagub DKI. Saat itu moderator Ira Koesno menanyakan komitmen para cagub DKI untuk menghabiskan masa pengabdian lima tahun penuh jika terpilih menjadi gubernur DKI.
“Saya memang jabatannya pendek-pendek. DPRD, Bupati Belitung Timur, DPR dan Wagub DKI. Tapi saya nggak akan jadi calon presiden. Ini saya perlu klarifikasi,” kata Ahok. (Cipto)

















