Suaranusantara.com – Berhasil mencatatkan sejarah baru di Piala Euro, pelatih Spanyol Luis de la Fuente memberikan pujian kepada Lamine Yamal.
Luis de la Fuente mengatakan, Lamine Yamal merupakan salah satu pemain yang jenius dan harus selalu dijaga.
Ia menuturkan bahwa akan selalu memberikan nasihat untuk terus bekerja keras dengan segala kerendahan hati.
Baca Juga: Meski Dikalahkan Argentina di Semifinal Copa America 2024, Jesse Marsch Bangga dengan Timnas Kanada
Baca Juga: Lamine Yamal Cetak Sejarah Baru di Piala Euro, Jadi Pencetak Gol Termuda
“Kita telah menyaksikan seorang jenius, produk dari kejeniusan,” kata De la Fuente, dikutip dari ESPN.
“Dia adalah pemain yang harus kami jaga, saya harus memberinya nasihat untuk terus bekerja dengan kerendahan hati,” jelasnya.
Lamine Yamal berhasil mencetak gol spektakuler pada pertandingan Spanyol melawan Prancis di Allianz Arena, Muenchen, Rabu, 10 Juli 2024, dini hari WIB.
Sepakkan melengkungnya yang berhasil menjebol gawang Prancis membuat Lamine Yamal telah mencatatkan sejarah baru di Piala Euro.
Menurut laporan UEFA, Yamal menjadi pemain termuda yang berhasil mencetak gol dalam sejarah Euro pada usia 16 tahun 362 hari.
Ia berhasil mencatatkan rekor baru sebagai pencetak gol termuda dengan golnya tersebut sepanjang gelaran Piala Euro.
Atas gol yang dicetaknya, Yamal berhasil memecahkan rekor pencetak gol termuda yang dipegang pemain Swiss, Johan Vonlathen, sejak Piala Eropa 2004.
Vonlathen sukses mencetak gol ketika melawan Prancis saat masih berusia 18 tahun dan 141 hari.
Menjadi pemain termuda yang mencetak gol pada Euro, Yamal berhasil melampaui rekor Pele.
Pele yang kala itu membela Brasil di Piala Dunia 1958, sang legenda sepak bola tersebut telah membobol gawang Wales saat masih berusia 17 tahun dan 239 hari.


















Discussion about this post