Jakarta – Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat mengecam dan menyesali peristiwa terjadinya persekusi yang terjadi di Surabaya dan Malang Jawa Timur.
Aksi persekusi tersebut dilakukan terhadap Aliansi Mahasiswa Papua saat melakukan diskusi dengan tema “Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan West Papua”.
“Saya sangat menyesal, mereka itu sedang melaksanakan pendidikan. Aparat penegak hukum harus bersikap tegas dan mengusut serta menindak seadil adilnya tanpa pandang bulu” Kata Michael Watimena saat di temui usai menghadiri sidang Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (3/7/2018).
Anggota DPR RI dari dapil Papua Barat itu mengharapkan agar masyarakat dapat saling menumbuhkan rasa saling menghormati dan menghargai antar sesama.
Dirinya juga mendorong agar masyarakat dan aparat penegak hukum dapat menjalani rasa Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari hari yaitu berbeda beda tetap satu jua.
“Kita ini satu Bangsa, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia, harapan saya kedepan tidak terjadi lagi persekusi kepada para mahasiswa Papua dan Papua Barat di Jawa timur. Harusnya penegak hukum dapat melakukan tindakan perluasan bukan melakukan persekusi” ucapnya.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu juga mendesak agar Polri dan TNI dapat mengusut dan menindak tegas aparatnya yang melakukan persekusi, mengingat tugas penegak hukum melindungi bukan melakukan persekusi.
“Kapolri dan Panglima TNI harus dapat segera mengamankan dan memberikan sanksi tegas kepada aparatnya di bawah yang melakukan persekusi di kontrakan para Mahasiswa Papua. Mereka itu tugasnya memberikan rasa aman bukan justru membuat tidak nyaman para mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Surabaya dan Malang” tutupnya. (rokhim/nji)

















