Kabupaten Pandeglang – Nilai Ujian Nasional (UN) tingkat SMP tahun 2019 Kabupaten Pandeglang tak lagi di posisi buncit.
Sebelumnya, pada tahun 2018, nilai UN tingkat SMP di kabupaten yang dipimpin Irna Narulita ini berada di posisi terakhir dari 8 kabupaten dan kota di Banten. Nilai itu membuat Irna berang dan meminta agar ada peningkatan pada tahun berikutnya.
Diurutan pertama diisi oleh Kota Tangerang Selatan, disusul kota Cilegon, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang , Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan Lebak.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang Olis Solihin mengatakan, dengan raihan hasil UN berada di urutan ke delapan di tahun 2018 membuat Bupati Pandeglang berang dan meminta agar ada peningkatan di tahun 2019.
“Waktu itu kami memberikan motivasi kepada kepala sekolah, pengawas, ternyata hasilnya alhamdulillah, hasil UN tahun ini bisa mengalahkan Kabupaten Serang dan Lebak,” kata Kepala Dindik Pandeglang, Olis Solihin, Jumat (31/5/2019).
Mengaku malu dengan hasil tahun 2018, Irna bertanya-tanya penyebab anjloknya nilai UN. Apakah dari sistem pendidikan atau memang dari peserta didik.
“Kemarin saya malu sekali kenapa ada di paling bawah. Saya sampaikan ada sistem erornya di mana, apakah di peserta didik atau di pelayanannya,” ungkap Irna.
Evaluasi diinternal Dindik dilakukan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Irna mengaku bersyukur nilai UN tahun ini mendapatkan peningkatan meski berada di rangking keenam dan tahun depan diharapkan mengalami peningkatan.(aep/and)


















Discussion about this post