Suaranusantara.com- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pada Jumat 26 Juni 2026 menggelar rapat bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih beserta pimpinan organisasi perburuhan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dalam pertemuan itu, sejumlah menteri yang hadir di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh/Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal.
Lalu pimpinan organisasi perburuhan yang hadir meliputi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.
Kemudian juga Anggota DPR RI di antaranya Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Cucun Ahmad Syamsurijal.
Pertemuan digelar, kata Dasco, sebagai bagian dari Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
“Pada hari ini kami sudah mengadakan rapat koordinasi tentang Satgas Mitigasi PHK dari pihak pemerintah dan DPR,” ujar Dasco saat membuka keterangan pers, Jumat 26 Juni 2026.
Kata Dasco, dari hasil pertemuan itu, masing-masing pihak akan menyampaikan agar masyarakat dan pekerja tahu kejelasan soal terkait perburuhan.
“Dari hasil pembicaraan tadi ada beberapa hal yang masing-masing pihak akan menyampaikan supaya masyarakat tahu dan para pekerja juga dapat lebih jelas,” lanjutnya.
Sementara itu, Prasetyo menjelaskan, dalam pertemuan, para pihak berdiskusi beberapa hal, terutama terkait informasi pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berpotensi dilakukan sejumlah perusahaan.
“Oleh karena itu, hari ini tadi kita berkoordinasi untuk memetakan perusahaan apa saja dan permasalahannya apa saja sehingga kita bisa mengambil langkah-langkah mitigasi,” katanya.
Lebih lanjut, Prasetyo mengungkapkan, para pihak juga berdiskusi mengenai masalah suplai gas kepada industri. Menurut dia, hal tersebut sudah dikoordinasikan.
“Dan sesuai dengan petunjuk dari bapak presiden (Presiden Prabowo Subianto) untuk kita segera mencari jalan keluar yang mungkin dalam satu dua hari ini akan kita ambil keputusan,” ujar Prasetyo.
Mengingat, harga gas industri mengalami kenaikan sehingga berdampak pada buruh yang kabarnya akan di PHK.
“Untuk memastikan kegiatan-kegiatan di sektor yang membutuhkan gas terutama di sektor industri dapat berjalan sebagaimana yang seharusnya,” lanjutnya.
Dasco menambahkan, Satgas Mitigasi PHK baik dari pihak pemerintah maupun DPR akan rutin bertemu untuk kemudian berkoordinasi. DPR akan dipimpin oleh Cucun Ahmad.


















Discussion about this post