Suaranusantara.com – Juara dunia kelas terbang putri (50,8 kg) tak terbantahkan Gabriela Fundora ditantang Alexas Daria Kubicki untuk mempertahankan gelarnya pada 20 September di California, Amerika Serikat.
“Fundora akan mempertahankan gelar kedua kalinya untuk memperkuat posisinya sebagai yang terbaik di kelasnya,” demikian pernyataan World Boxing Council (WBC) dalam laman resmi badan itu yang dipantau di Jakarta, Jumat.
Fundora telah mengukuhkan diri sebagai petinju teratas dalam divisi kelas terbang putri dengan memegang sabuk juara dunia WBC, WBC, IBF, dan IBO dan terus naik peringkat menjadi salah satu petinju paling dihormati di dunia tinju.
Dalam laga terbarunya, bintang Amerika Serikat keturunan Meksiko itu mengalahkan Marilyn Badillo pada April lalu. Dia mencetak technical knockout (TKO) untuk memberikan kekalahan pertama Badillo yang sebelumnya tak terkalahkan dengan 19 kemenangan.
Dengan kemenangannya, petinju berusia 23 tahun tersebut mengukuhkan gelar juara dunia kelas terbang putri sejati.
Kini, Fundora yang tak terkalahkan bersiap menuju California untuk menampilkan performa dominan lainnya dengan membawa rekor 16 kemenangan dengan 8 knockout (KO).
Dia akan ditantang Kubicki yang naik ring dengan membawa rekor 13 kemenangan (2 KO) dan 1 kekalahan. Petinju berjulukan “Iron Lady” akan memasuki pertarungan dengan kondisi prima, menandai pertarungan ketiganya pada tahun ini.
Kubicki telah menunjukkan konsistensi dan adaptabilitas, dengan tujuh kemenangan berturut-turut sejak kekalahan satu-satunya pada tahun 2023.
Dia belum pernah kalah dalam pertarungan gelar, menunjukkan kemampuannya untuk tampil di bawah tekanan. Kubicki telah membangun karier yang menonjol. Dia adalah juara kelas terbang Federasi Tinju Amerika Utara, juara kelas terbang muda WBC, dan juara kelas terbang internasional WBC.
Gaya bertarung Kubicki yang agresif dan disiplin, dengan kemampuan mengendalikan tempo dan mengelola pertarungan selama 10 ronde penuh.
WBC menjelaskan pertarungan Fundora lawan Kubicki akan berlangsung selama 10 ronde, dengan masing-masing dua menit. Laga itu merupakan bagian dari acara yang juga menampilkan Oscar Collazo mempertahankan gelar juara dunia kelas minimumnya melawan Jayson Vayson.


















Discussion about this post