Suaranusantara.com- Motorola tampaknya tidak main-main setelah kembali meramaikan pasar Indonesia. Sepanjang awal 2026, brand asal Amerika ini langsung menghadirkan tiga smartphone terbaru yang menyasar segmen berbeda, mulai dari ponsel lipat bergaya, kelas menengah tangguh, hingga perangkat flagship dengan performa tinggi.
Ketiga perangkat tersebut kini sudah tersedia resmi di Indonesia dan membawa kombinasi spesifikasi unggulan dengan harga yang cukup kompetitif. Strategi ini memperlihatkan ambisi Motorola untuk kembali bersaing di pasar smartphone Tanah Air.
Salah satu model yang cukup menarik perhatian adalah Motorola Razr 60. Ponsel lipat ini hadir dengan desain khas Razr klasik yang dipadukan teknologi modern. Dirilis di Indonesia pada 25 Februari 2026, perangkat ini menawarkan layar utama P-OLED 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz serta layar sekunder 3,6 inci untuk akses cepat.
Dari sisi performa, Razr 60 ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7400X yang cukup untuk kebutuhan harian hingga gaming ringan. Kamera utamanya mengusung sensor 50MP dengan OIS, didampingi lensa ultrawide 13MP, serta kamera depan 32MP. Baterainya berkapasitas 4.500 mAh dengan dukungan pengisian cepat kabel dan nirkabel.
Menariknya, ponsel lipat ini sudah mengantongi sertifikasi IP48, yang membuatnya tahan terhadap air—fitur yang masih jarang ditemui di kategori foldable. Perangkat ini dijual dengan harga sekitar Rp11,9 juta untuk varian 8GB/256GB.
Di segmen mid-range, Motorola menghadirkan Edge 70 Fusion yang resmi meluncur pada 20 April 2026. Smartphone ini menonjol berkat baterai berkapasitas besar 7.000 mAh, menjadikannya salah satu yang paling tahan lama di kelasnya.
Layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi tinggi dan refresh rate 144Hz memberikan pengalaman visual yang tajam dan mulus. Performa didukung chipset Snapdragon 7s Gen 4 yang efisien namun tetap bertenaga untuk multitasking.
Dari segi ketahanan, perangkat ini sudah dibekali sertifikasi IP68 dan IP69, serta standar militer MIL-STD 810H. Hal ini membuatnya cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Edge 70 Fusion dipasarkan dengan harga sekitar Rp6,4 juta.
Sementara itu, Motorola Signature hadir sebagai pilihan flagship dengan spesifikasi paling tinggi. Dirilis pada tanggal yang sama, perangkat ini mengusung layar AMOLED 6,8 inci dengan refresh rate hingga 165Hz, yang tergolong sangat tinggi di kelasnya.
Di sektor dapur pacu, Motorola menyematkan chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang merupakan salah satu prosesor terbaru dari Qualcomm. Perangkat ini juga dilengkapi konfigurasi empat kamera 50MP, termasuk kamera utama, ultrawide, telefoto, dan kamera depan.
Baterai 5.200 mAh dengan pengisian cepat hingga 90W turut melengkapi perangkat ini. Fitur tambahan seperti IR blaster, speaker stereo, serta sertifikasi ketahanan tinggi semakin memperkuat posisinya sebagai flagship killer. Motorola Signature dijual mulai Rp12,9 juta.
Melalui tiga perangkat ini, Motorola menunjukkan komitmennya untuk kembali bersaing secara serius di Indonesia. Setiap model dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang berbeda, mulai dari gaya, daya tahan, hingga performa tinggi.
Dengan harga yang relatif kompetitif dibanding pesaing di kelasnya, ketiga smartphone ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari perangkat baru di tahun 2026.


















Discussion about this post