Pemungutan Suara di TPS Perumahan Elit Lippo Karawaci Ricuh

Warga di Perumahan Lippo Karawaci nyaris tak bisa memilih.(aul)

Kota Tangerang – Kericuhan sempat terjadi di tujuh TPS di kawasan perumahan elit Lippo Karawaci Utara, Kota Tangerang, Rabu (17/4/2019).

Pasalnya, banyak warga yang tidak mendapatkan formulir C6 sebagai pemberitahuan kepada pemilih jika namanya masuk dalam daftar pemilih (DPT). Mereka yang datang sedari pagi harus menunggu lama lantaran surat suara habis.

Warga yang ingin mencari tahu merangsek ke depan meja panitia TPS. Mereka ingin memastikan masih bisa nyoblos di TPS tersebut. 

Friska, salah seorang warga di Kluster Taman Batu Jimbar mengungkapkan, saat pelaksaan Pilkada 2018, dirinya mendapatkan formulir C6 dan datang mencoblos. Namun pada pelaksanaan Pemilu, malah dinyatakan tidak terdaftar DPT. 

“Akhirnya saya urus ke kelurahan, tapi katanya bukan wewenang mereka. Saya dan warga lain disuruh datang saja ke TPS sambil bawa e-KTP dan kartu keluarga asli serta fotocopy,” tutur Frisca. 

Namun saat sampai di lokasi, dia malah harus menunggu lagi. Sebab, petugas TPS dan PPK memberitahukan bila surat suara habis. Padahal, masih banyak warga yang tidak masuk DPT masih mengantre.

Hal tersebut dibenarkan Ketua PPK Cibodas, Agung Gustaman.

“Jadi di sini ada 7 TPS, TPS 40 sampai TPS 47, ada sekitar 1.500 yang sudah memiliki C6, sisanya ada 500an lagi yang tidak,” tuturnya. 

Awalnya, mereka yang tidak memiliki C6 diimbau agar merapat ke sekitar 10 TPS yang ada di sekitar perumahan elit tersebut, namun mereka menolak. Hingga akhirnya, PPK setempat berkordinasi dengan KPU Kota Tangerang meminta adanya penambahan surat suara. 

Permintaan dipenuhi KPU Kota Tangerang. Sekitar 1,5 jam petugas KPU datang dengan membawa 2 kardus surat suara cadangan yang disambut gembira ratusan warga.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Abdul Karim yang langsung terjun ke lokasi memastikan bila semua DPT yang sudah terdaftar baik dengan C6 atau dengan e-KTP, bisa menyalurkan hak pilih

“Meski lewat dari jam 13.00 WIB semua akan diberikan kesempatan untuk memberikan hak suaranya, karena sudah mengantre dari pagi. Jadi, Silahkan mengantre, semua akan dilayani,” kata kapolres dihadapan ratusan warga. (aul/and)