Suaranusantara.com – Bakal calon presiden, Ganjar Pranowo, dan bakal calon wakil presiden, Mahfud MD, telah menyerahkan dokumen visi-misi mereka saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis, 19 Oktober 2023.
elain dokumen tertulis, Ganjar dan Mahfud juga menyertakan QR code yang memuat salinan dokumen visi-misi mereka, memungkinkan akses online.
Ganjar menjelaskan bahwa dokumen visi-misi ini disertai dengan QR code untuk memudahkan publik dalam membacanya.
Dokumen tersebut juga dapat diakses melalui situs web resmi https://visimisiganjarmahfud.id. Ganjar berharap masyarakat akan memberikan masukan dan saran terhadap visi-misi yang telah mereka susun, serta mengharapkan adanya kontribusi positif dari berbagai pihak.
Baca Juga :Â Prosedur Pembelian Motor Listrik Honda EM1 e: Lebih Terjangkau dengan DP 12,5 Persen Sekitar Rp 5 Jutaan
“Kami akan menyerahkan dokumen visi-misi yang jauh lebih gampang dilihat. Jadi ini ada dokumen tertulisnya dan Pak Mahfud yang akan membawa barcode-nya sehingga siapa pun akan bisa membaca dengan mudah,” jelas Ganjar.
“Mudah-mudahan nanti akan banyak masukan. Kami pingin mendengar terus menerus catatan masukan dari masyarakat,” imbuhnya.
Selain itu, mantan Gubernur Jawa Tengah ini mengungkapkan bahwa masukan dari masyarakat akan menjadi sangat berharga dalam memperbaiki dan menyempurnakan visi-misi Ganjar-Mahfud hingga pemilihan pada 14 Februari 2024.
Ganjar dan Mahfud berfokus pada isu-isu penting seperti transisi energi, hilirisasi industri, penanganan fakir miskin dan anak terlantar, serta upaya digitalisasi untuk memerangi korupsi.
Baca Juga :Â Tony Blair Akui IKN Sebagai Simbol Perubahan Global : Ini Akan Menjadi Kehidupan Modern
“Mudah-mudahan nanti akan banyak masukan. Kami pingin mendengar terus menerus catatan masukan dari masyarakat,” ujarnya.
“Agar bisa menyempurnakan itu sampai nanti kita berada pada posisi akhir, pada saat Pemilu yang akan datang 14 Februari,” lanjutnya.
Ganjar menyatakan bahwa tujuan utama mereka adalah untuk mempercepat pembangunan Indonesia sambil meneruskan hal-hal baik yang telah dilakukan oleh pemerintahan saat ini, memperbaiki yang kurang baik, dan meninggalkan yang tidak efektif.
“Yang jelas kita ingin membangun Indonesia dengan lebih cepat dan kita ingin apa yang sudah dilakukan oleh pemerintahan hari ini kita teruskan, yang kurang baik kita perbaiki, yang tidak baik kita tinggal,” tegas Ganjar.(Dn)

















Discussion about this post