Suaranusantara.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada 7-8 Maret 2025.
Berdasarkan pantauan BMKG, hujan deras disertai angin kencang berpotensi melanda berbagai wilayah di Indonesia, yang sebelumnya juga telah terdampak bencana banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi dalam sepekan terakhir.
Dalam laporan resmi BMKG, bencana hidrometeorologi telah melanda beberapa provinsi pada 1-3 Maret 2025, termasuk Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, dan Kalimantan Selatan. Fenomena ini berisiko terus berlanjut, terutama di wilayah pesisir serta daerah dengan kondisi tanah yang curam.
Peningkatan curah hujan yang signifikan ini disebabkan oleh dinamika atmosfer yang tengah berlangsung. BMKG menjelaskan bahwa gelombang atmosfer seperti Rossby Ekuatorial, Low Frequency, dan Kelvin masih aktif, meningkatkan aktivitas konvektif yang memicu hujan lebat.
Selain itu, keberadaan sirkulasi siklonik di Perairan Barat Aceh, Samudra Hindia barat daya Bengkulu, dan pesisir Papua Selatan semakin memperburuk kondisi cuaca. Labilitas atmosfer yang tinggi juga berkontribusi dalam pembentukan awan hujan yang lebih masif di beberapa wilayah.
BMKG merilis daftar wilayah yang diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas berbeda pada 7-8 Maret 2025. Sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tengah diperkirakan mengalami hujan lebat.
Sementara itu, Kalimantan Selatan diprediksi menghadapi kombinasi hujan deras dan angin kencang pada 7 Maret 2025. Sehari setelahnya, kondisi serupa masih akan berlanjut di beberapa wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem, terutama bagi mereka yang berada di daerah rawan bencana. Masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi risiko yang ditimbulkan oleh cuaca buruk ini.


















Discussion about this post