Suaranusantara.com – Heidenheim akan menjamu Werder Bremen pada Sabtu, 17 Mei 2025, pukul 20.30 WIB, dalam laga terakhir Bundesliga musim ini.
Tim tuan rumah datang dengan misi berat, menang dan berharap terjadi selisih enam gol untuk lolos langsung dari zona playoff degradasi.
Saat ini, Heidenheim berada di posisi ke-16 klasemen, hanya terpaut tiga poin dari Hoffenheim yang duduk di peringkat ke-15.
Namun, harapan masih ada mengingat Hoffenheim akan menghadapi raksasa Bayern Munich di pekan pamungkas.
Kebangkitan Terlambat Heidenheim
Setelah menelan tiga kekalahan beruntun, Heidenheim bangkit dengan meraih tujuh poin dari tiga laga terakhir. Mereka juga mencatatkan tiga clean sheet berturut-turut, termasuk kemenangan penting 3-0 atas Union Berlin pekan lalu.
Salah satu pahlawan tak terduga dalam laga tersebut adalah Adrian Beck, yang mencetak dua gol, menyamai total golnya dalam 39 laga Bundesliga sebelumnya.
Berkat kemenangan itu, Heidenheim dipastikan tak akan terdegradasi langsung. Namun, untuk menghindari playoff, mereka harus menang dan berharap Hoffenheim kalah dari Bayern, serta mengejar defisit selisih enam gol.
Sejarah tidak terlalu berpihak kepada mereka. Dalam era tiga poin per kemenangan, hanya dua klub, Borussia Monchengladbach (1998) dan Stuttgart (2022), yang pernah berhasil membalikkan defisit tiga poin untuk keluar dari zona merah di pekan terakhir.
Catatan Kandang yang Buruk
Meski performa mulai membaik, Heidenheim memiliki catatan buruk di kandang. Dari delapan laga terakhir di rumah sendiri, mereka hanya menang sekali dan gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir.
Selain itu, tim asuhan Frank Schmidt dikenal sulit bangkit saat tertinggal. Dari posisi tertinggal, mereka hanya meraih dua poin musim ini, terburuk di Bundesliga.
Salah satu dari dua poin itu diraih saat bermain imbang 3-3 melawan Bremen di pertemuan pertama musim ini. Namun kali ini, kemenangan adalah harga mati.
Werder Bremen: Sulit Tembus Eropa, Targetkan Akhiri Musim dengan Terhormat
Di sisi lain, Werder Bremen datang dengan kondisi lebih stabil. Mereka tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir, rekor terbaik di Bundesliga saat ini, dan sudah mengoleksi 48 poin, hasil terbaik mereka dalam enam musim terakhir.
Meski secara matematis masih bisa lolos ke kompetisi Eropa, peluang tersebut sangat tipis. Bremen harus menang dan berharap dua pesaing utama, Mainz dan Leipzig, kalah dengan selisih gol besar.
Namun demikian, Die Grun-Weissen ingin menutup musim dengan kemenangan, apalagi mereka tampil impresif di laga tandang.
Bremen menjadi tim dengan performa tandang ketiga terbaik musim ini dengan 27 poin, sedangkan Heidenheim adalah tim dengan catatan kandang terburuk (hanya 11 poin).
Kondisi Skuad Jelang Laga
Heidenheim akan kembali diperkuat oleh kiper utama Kevin Muller setelah absen pekan lalu. Ia akan mengisi posisi di belakang trio bek Mainka, Gimber, dan Siersleben.
Kapten Patrick Mainka sendiri mencatatkan rekor bermain di setiap menit dari seluruh 67 laga Bundesliga yang pernah dijalani klubnya.
Sementara itu, Sirlord Conteh masih absen karena cedera lutut, dan Luka Janes diragukan tampil.
Werder Bremen kemungkinan hanya kehilangan Oliver Burke, yang masih dibekap cedera kaki. Namun bek Milos Veljkovic sudah kembali fit dan siap bermain.
Jika Burke belum pulih, Justin Njinmah siap berduet dengan Marvin Ducksch di lini depan.
Perkiraan Susunan Pemain
- Heidenheim (3-4-2-1):
Muller; Mainka, Gimber, Siersleben; Traore, Schoppner, Dorsch, Kratzig; Wanner, Beck; Pieringer - Werder Bremen (3-5-2):
Zetterer; Stark, Friedl, Pieper; Weiser, Lynen, Stage, Schmid, Agu; Njinmah, Ducksch
Prediksi Laga: Peluang Tipis untuk Tuan Rumah
Heidenheim menunjukkan ketangguhan di saat krusial, tetapi Bremen unggul di hampir semua aspek, terutama laga tandang.
Jika Hoffenheim tak terpeleset dan Bremen tampil konsisten, tuan rumah kemungkinan besar harus menjalani playoff untuk mempertahankan statusnya di Bundesliga.
Prediksi Skor: Heidenheim 1 – 2 Werder Bremen


















Discussion about this post