Suaranusantara.com- Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, merespons memanasnya perdebatan terkait keaslian ijazah Presiden Joko Widodo.
Ia menilai topik ini sama sekali tidak relevan untuk dibahas dan hanya membuang waktu yang seharusnya digunakan untuk menyelesaikan persoalan penting bangsa.
Dalam acara di Bursa Efek Indonesia, Luhut menyindir pihak-pihak yang terus mengangkat isu tersebut. Ia menegaskan, kontribusi terhadap negara jauh lebih berarti dibandingkan sekadar ijazah.
“Kita asyik masih berbicara soal ijazah yang menurut saya sangat tidak relevan untuk dibicarakan oleh seorang intelektual di republik ini,” ujarnya di Jakarta, dikutip Senin (28/7).
Bahkan, ia mengaku tidak tahu di mana ijazahnya berada, karena menurutnya yang terpenting adalah hasil kerja nyata bagi negeri.
Tokoh senior ini juga mempertanyakan manfaat yang diberikan oleh mereka yang terus memicu polemik. Ia mengajak semua pihak menggunakan akal sehat dan berkontribusi dengan ide-ide positif demi kemajuan Indonesia, bukan sekadar menciptakan keributan.


















Discussion about this post