Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Soal 17+8 Tuntutan Rakyat, Prabowo: Sebagian Masuk Akal, Sebagian Kita Berunding

snc4 by snc4
8 September 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Presiden RI Prabowo Subianto bicara soal 17+8 Tuntutan Rakyat (instagram @prabowo)

Presiden RI Prabowo Subianto bicara soal 17+8 Tuntutan Rakyat (instagram @prabowo)

3
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- 17+8 Tuntutan Rakyat kini tengah menjadi sorotan lantaran ramai-ramai warganet mengunggah istilah ini di media sosial. Bahkan sejumlah influencer pun telah menyampaikan 17+8 Tuntutan Rakyat ke DPR RI.

Presiden RI Prabowo Subianto pun angkat bicara soal 17+8 Tuntutan Rakyat. Menurutnya, sebagian dari tuntutan rakyat itu masuk akal.

Namun, ada sebagian pula yang menurut Prabowo harus dirundingkan bersama-sama.

BACAJUGA

Prabowo: Kalo Dipanggil Yang Maha Kuasa, Saya Tetap Monitor Kalian

Bahlil Pastikan Harga LPG dan BBM Subsidi Tidak Ada Kenaikan: Ini Perintah Prabowo

“Ya saya kira kita pelajari sebagian masuk akal, sebagian kita bisa berunding, kita bisa berdebat. Ya saya katakan tuntutan saya kira banyak yang masuk akal, banyak yang menurut saya normatif. Dan bisa kita bicarakan dengan baik,” ujar Prabowo dalam pertemuan di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat Minggu 7 September 2025.

Adapun isi dari 17+8 Tuntutan Rakyat salah satunya soal mengusut tuntas kematian driver ojol Affan Kurniawan yang meninggal dunia akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada 28 Agustus 2025 lalu.

Kata Prabowo, tuntutan itu masuk akal dan bisa didiskusikan lagi untuk penerapannya ke depan.

“Saya kira kalau tim investigasi independen saya kira ini masuk akal. Saya kira itu masuk akal, saya kira bisa dibicarakan dan nanti kita lihat bentuknya kaya gimana,” kata dia.

Lalu tuntutan lainnya adalah soal pengamanan sipil. Kata Prabowo, sudah menjadi tugas TNI untuk menjaga masyarakat dari semua ancaman. Menurutnya usulan penarikan tersebut masih bisa diperdebatkan.

Prabowo menegaskan, apa yang menjadi sikap dan kebijakannya akan dilakukan sesuai dengan UUD yang berlaku.

“Ya tugas TNI adalah menjaga rakyat, masyarakat dari ancaman mana pun. Jadi terorisme itu ancaman, membakar-bakar ancaman, membuat kerusuhan itu ancaman kepada rakyat, masa tarik TNI dari pengamanan sipil, itu menurut saya debatable, tapi saya akan melaksanakan tugas yang diberikan oleh UUD kepada saya,” tegas Prabowo.

Adapun isi lengkap tuntutan 17+8 Tuntutan Rakyat yakni:

Kepada Presiden Prabowo Subianto

1. Tarik TNI dari pengamanan sipil dan pastikan tidak ada kriminalisasi demonstran.

2. Bentuk Tim Investigasi Independen kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin, maupun semua korban kekerasan aparat selama demonstrasi 28-30 Agustus

3. Dengan mandat jelas dan transparan.

Kepada Dewan Perwakilan Rakyat

1. Bekukan kenaikan gaji/tunjangan anggota DPR dan batalkan fasilitas baru (termasuk pensiun).

2. Publikasikan transparansi anggaran (gaji, tunjangan, rumah, fasilitas DPR).

3. Dorong Badan Kehormatan DPR periksa anggota yang bermasalah (termasuk selidiki melalui KPK).

Kepada Ketua Umum Partai Politik

1. Pecat atau jatuhkan sanksi tegas kepada kader DPR yang tidak etis dan memicu kemarahan publik.

2. Umumkan komitmen partai untuk berpihak pada rakyat di tengah krisis.

3. Libatkan kader dalam ruang dialog publik bersama mahasiswa serta masyarakat sipil.

Kepada Kepolisian Republik Indonesia

1. Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan.

2. Hentikan tindakan kekerasan polisi dan taati SOP pengendalian massa yang sudah tersedia.

3. Tangkap dan proses hukum secara transparan anggota dan komandan yang melakukan dan memerintahkan tindakan kekerasan dan melanggar HAM.

Kepada Tentara Nasional Indonesia

1. Segera kembali ke barak, hentikan keterlibatan dalam pengamanan sipil.

2. Tegakkan disiplin internal agar anggota TNI tidak mengambil alih fungsi Polri.

3. Komitmen publik TNI untuk tidak memasuki ruang sipil selama krisis demokrasi.

Kepada Kementerian Sektor Ekonomi

1. Pastikan upah layak untuk seluruh angkatan kerja (termasuk namun tidak terbatas pada guru, buruh, nakes, dan mitra ojol) di seluruh Indonesia.

2. Ambil langkah darurat untuk mencegah PHK massal dan lindungi buruh kontrak.

3. Buka dialog dengan serikat buruh untuk solusi upah minimum dan outsorcing.

Isi Tuntutan Rakyat

1. Bersihkan dan Reformasi DPR Besar-besaranLakukan audit independen yang diumumkan kepada publik. Tinggikan standar prasyarat anggota DPR (tolak mantan koruptor) dan tetapkan KPI untuk evaluasi kinerja. Hapuskan perlakuan istimewa: pensiun seumur hidup, transportasi dan pengawalan khusus, dan pajak ditanggung APBN.

2. Reformasi Partai Politik dan Kuatkan Pengawasan EksekutifPartai politik harus mempublikasikan laporan keuangan pertama mereka dalam tahun ini, dan DPR harus memastikan oposisi berfungsi sebagaimana mestinya.

3. Susun Rencana Reformasi Perpajakan yang Lebih AdilPertimbangkan kembali keseimbangan transfer APBN dari pusat ke daerah; batalkan rencana kenaikan pajak yang memberatkan rakyat dan susun rencana reformasi perpajakan yang lebih adil.

4. Sahkan dan Tegakkan UU Perampasan Aset KoruptorDPR harus segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dalam masa sidang tahun ini untuk menunjukkan komitmen serius memberantas korupsi, diiringi dengan penguatan independensi KPK dan UU Tipikor.

5. Reformasi Kepemimpinan dan Sistem di Kepolisian agar Profesional dan HumanisDPR harus merevisi UU Kepolisian, Desentralisasi fungsi polisi: ketertiban umum, keamanan, dan lalu lintas dalam 12 bulan sebagai langkah awal.

6. TNI Kembali ke Barak, Tanpa PengecualianPemerintah harus mencabut mandat TNI dari proyek sipil seperti pertanian skala besar (food estate) tahun ini, dan DPR harus mulai revisi UU

7. Perkuat Komnas HAM dan Lembaga Pengawas IndependenDPR harus merevisi UU Komnas HAM untuk memperluas kewenangannya terhadap kebebasan berekspresi. Presiden harus memperkuat Ombudsman serta Kompolnas.

8. Tinjau Ulang Kebijakan Sektor Ekonomi & KetenagakerjaanTinjau serius kebijakan PSN & prioritas ekonomi dengan melindungi hak masyarakat adat dan lingkungan. Evaluasi UU Ciptakerja yang memberatkan rakyat khususnya buruh, evaluasi audit tata kelola Danantara dan BUMN.

Tags: 17+8PrabowoTuntutan Rakyat
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Presiden RI Prabowo Subianto di acara HIPMI Lampung, Rabu 10 Juni 2026 bicara soal tanggapi kritik soal dirinya kerap ke luar negeri (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Prabowo Bicara Soal Bolak-balik Kunjungan ke Luar Negeri: Jokowi Jarang Keluar Disalahkan

by Feri Spt
11 June 2026

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto menanggapi kritikan terkait dirinya...

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira kritik soal bansos ke tunai Rp 5,4 juta per kepala, (Instagram @genbanteng)
Nasional

Prabowo Berencana Ubah Bansos Jadi Tunai Rp 5,4 Juta per Kepala, PDI Perjuangan: Anggarannya dari Mana?

by Feri Spt
11 June 2026

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto berencana akan mengubah skema...

Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato di acara HIPMI di Lampung, Rabu 10 Juni 2026 (Instagram @undercover.id)

Prabowo Tanggapi Kritik Soal Kunker ke Luar Negeri: Jika Diundang Trump, Xi Jinping hingga Putin Berani Nggak Hadir, Ini Risiko Negara Banyak Sahabatnya

11 June 2026
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani angkat bicara soal kenaikan harga Pertamax (Instagram @shintawidjajakamdani)

Efek Domino Dimulai, Apindo Wanti-wanti Pertamax Naik: UMKM Menjerit, Dompet Rakyat Kecil Makin Tipis

11 June 2026
Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam soroti soal kenaikan harga Pertamax yang berlaku mulai Rabu 10 Juni 2026 (Instagram @genbanteng)

DPR RI Kecewa Pertamax Naik Rp 16.250 per Liter: sebagai Lembaga Pengawas Tak Dilibatkan Diskusi

11 June 2026
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tanggapi soal naiknya harga Pertamax yang berlaku mulai Rabu 10 Juni 2026 (Instagram @berita_gosip)

Begini Respon Purbaya Soal Pertamax Naik Rp 16.250 per Liter

11 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Pertahankan Kinerja Positif, SAPX Express Catat Laba Usaha Naik 30 Persen di 2025
Nasional

Pertahankan Kinerja Positif, SAPX Express Catat Laba Usaha Naik 30 Persen di 2025

by SNC 9
11 June 2026

Suaranusantara.com - PT Satria Antaran Prima Tbk atau lebih dikenal sebagai SAPX Express (Perseroan) menggelar Rapat Umum Pemegang...

Universitas BSI Buka Pendaftaran Kelas Karyawan Gelombang 4, Beri Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Universitas BSI Buka Pendaftaran Kelas Karyawan Gelombang 4, Beri Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

11 June 2026

PBB Peringatkan Ancaman Kelaparan Global, Prabowo: Kita Alhamdulillah Kuat

11 June 2026

Prabowo Optimistis Indonesia Dapat Makmur Lewat Pengelolaan SDA yang Tepat

11 June 2026
Arsenal

Siap Tikung Rival, Arteta Dorong Arsenal Tebus Sandro Tonali Rp1,9 Triliun!

10 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com