Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Ekonomi

Waduh! Harga Tiket Pesawat Terancam Naik Imbas Konflik Timur Tengah, Sampai Berapa Persen?

Feri Spt by Feri Spt
10 April 2026
in Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
A A
Ilustrasi harga tiket pesawat naik (Instagram @villatourstravel)

Ilustrasi harga tiket pesawat naik (Instagram @villatourstravel)

2
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Harga tiket pesawat penerbangan domestik berpotensi mengalami kenaikan imbas konflik yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran.

Akibat konflik Timur Tengah berimbas pada harga energi, salah satunya avtur sebagai bahan bakar pesawat.

Diketahui, harga avtur mengalami lonjakan sampai tujuh puluh persen (70%) akibat konflik AS-Israel vs Iran.

BACAJUGA

Perak Antam Kembali Menguat, Naik Rp1.850 dan Tembus Level Rp51 Ribuan

Usai Sempat Turun, Harga Emas Antam Kembali Menguat Rp30 Ribu

Indonesia, memang tidak berdampak langsung harga minyak mentah, tapinya merembet pada tarif perjalanan domestik.

Pemerintah pun menyiapkan skema intervensi guna mengunci kenaikan harga di level tertentu.

Berdasarkan data harga avtur Pertamina per 1-30 April 2026, harga bahan bakar pesawat di gerbang utama seperti Bandara Soekarno-Hatta (CGK) tercatat sebesar Rp23.551 per liter.

Harga ini meningkat signifikan dibandingkan 2 bulan sebelumnya (rentang 1-28 Februari) yang Rp13.111/liter.

Sebagai perbandingan, pada April 2026 ini, harga avtur di Thailand mencapai Rp29.518 per liter. Sementara itu, di Filipina, harga bahan bakar tersebut senilai Rp25.326 per liter.

Timur Tengah, khususnya wilayah sekitar Selat Hormuz, memang merupakan jalur krusial bagi distribusi minyak global.

Eskalasi militer di kawasan ini menyebabkan harga minyak mentah merangkak naik, yang kemudian berdampak langsung pada harga bahan bakar pesawat.

Dalam operasional maskapai, avtur merupakan komponen biaya terbesar, yakni mencapai sekitar 40 persen dari total pengeluaran. Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa kenaikan harga avtur global ini memberikan tekanan yang signifikan bagi maskapai untuk menyesuaikan tarif.

“Nah, ini harga avtur (di Bandara Soekarno Hatta per hari ini) Rp23.551 per liter. Nah, kenaikan harga avtur ini tentu memengaruhi struktur biaya operasional dari maskapai nasional, di mana harga avtur itu berkontribusi terhadap 40 persen dari biaya operasional pesawat,” papar Airlangga dikutip, Jumat 10 April 2026.

Lalu, naik berapa persen harga pesawat?

Menanggapi lonjakan biaya avtur tersebut, pemerintah memutuskan untuk melakukan penyesuaian pada kebijakan fuel surcharge (biaya tambahan bahan bakar).

Fuel surcharge adalah biaya tambahan yang dikenakan oleh maskapai kepada penumpang untuk menutupi selisih lonjakan harga bahan bakar tanpa merombak struktur Tarif Batas Atas (TBA) tahun 2019.

Pemerintah memutuskan menaikkan plafon fuel surcharge menjadi 38 persen untuk seluruh jenis pesawat, baik bermesin jet maupun baling-baling (propeller).

Sebelumnya, biaya tambahan ini hanya dipatok 10 persen untuk pesawat jet dan 25 persen untuk propeller.

“Itu fuel surcharge kemarin sudah naik 10 persen, sehingga berbasis daripada angka batas atas tarif di tahun 2019, dan kemudian disesuaikan lagi menjadi 38 persen, di mana ini sama untuk jet dan propeller,” papar Airlangga.

Lantas, jika fuel surcharge naik hingga 38 persen, kenaikan harga tiket pesawat sampai berapa persen bagi konsumen?

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah berupaya menjaga kenaikan harga tiket di tingkat akhir agar hanya berkisar antara 9 hingga 13 persen.

Hal ini dimungkinkan melalui skema PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 11 persen untuk tiket angkutan udara niaga domestik kelas ekonomi.

“Untuk menjaga agar kenaikan tersebut tak membebani pengguna maskapai, harga tiket akan dijaga di kisaran 9-13 persen dengan PPN ditanggung pemerintah (DTP) 11 persen untuk tiket angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri kelas ekonomi jumlah subsidi,” tegasnya.

Pemberian subsidi PPN ini diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp1,3 triliun per bulan, atau total Rp2,6 triliun untuk dua bulan ke depan.

Langkah ini diambil agar kenaikan beban biaya operasional maskapai tidak sepenuhnya dibebankan ke dompet masyarakat.

Dikutip dari Antara, selain subsidi PPN, pemerintah juga memberikan fasilitas bea masuk 0 persen untuk suku cadang pesawat guna menurunkan biaya operasional maskapai.

Kebijakan ini diperkirakan dapat mendorong aktivitas ekonomi hingga 700 juta dolar AS per tahun dan menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja baru.

Tags: AvturHargaKonfliktiket pesawatTimur Tengah
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)
Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Tembus Rp2,8 Juta per Gram

by Drt
21 May 2026

Suaranusantara.com- Pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)
Ekonomi

Rupiah Kembali Terkapar, Tembus Rp17.685 per Dolar AS di Awal Perdagangan

by snc4
19 May 2026

Suaranusantara.com- Tekanan terhadap nilai tukar rupiah belum mereda. Pada...

Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Emas Jatuh ke Titik Terendah Sejak Maret, Pasar Khawatir Inflasi Memanas

18 May 2026
Ilustrasi rupiah kembali melemah pada Senin 18 Mei 2026 (YouTube @lab realita)

Lagi-lagi Rupiah Kembali Melemah, Senin 18 Mei 2026 Tembus di Posisi Rp 17.630

18 May 2026
Tips Mengatur Pemanfaatan Uang THR Agar Lebih Bermanfaat

Rupiah Jatuh ke Rp17.648 per Dolar AS, Tertekan Lonjakan Minyak dan Yield AS

18 May 2026
Kenali saham gorengan di IHSG

BBRI, BBCA, BMRI dan BBNI Serempak Turun, IHSG Ambles 2,8%

18 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
UU TNI baru digugat ke MK oleh sebanyak tujuh orang mahasiswa UI (foto : setkab.go.id)

Putusan MK Menolak Pemilu Proporsional Tertutup

3 years ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

8 months ago
MotoGP 2024, Emilia Romagna

Jadwal MotoGP 2024 Jepang, Siapa yang Akan Unggul?

2 years ago
Alaves vs Real Madrid

Preview Alaves vs Real Madrid: Misi Kebangkitan Los Blancos di Tengah Tekanan!

1 year ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Ilustrasi daging hewan kurban tengah dipotong-potong untuk dibagikan dalam perayaan Iduladha 2026 (Instagram @segosambelcakuut)
Nasional

Iduladha 2026: Orang yang Berkurban Boleh Ikut Menikmati Daging Kurban? Begini Hukumnya

by Feri Spt
26 May 2026

Suaranusantara.com- Jelang Iduladha 2026 yang akan diperingati pada besok Rabu 27 Mei, banyak orang yang bertanya-tanya terkait...

Puncak Arus Mudik Idul Adha 2026, 38 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 1 Jakarta

26 May 2026
Ilustrasi hewan kurban Iduladha 2026 (Instagram @trenggaleknow)

Besok Iduladha 2026, Kapan Batas Waktu Penyembelihan Hewan Kurban? Begini Penjelasannya Menurut Syariat Islam

26 May 2026
Ilustrasi sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @kabupatenbanjarnegara)

Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Iduladha 2026 untuk Disalurkan ke Seluruh Indonesia

26 May 2026
Ilustrasi 10 perusahaan CPO yang diduga melakukan transfer pricing (Instagram @petanisawitidaman)

Purbaya Temukan 10 Perusahaan CPO Terindikasi Transfer Pricing, Kejagung: Sudah Penyidikan

26 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com