Suaranusantara.com – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Penyelenggaraan haji tahun ini dinilai berjalan dengan baik meski Kementerian Haji dan Umrah baru mulai beroperasi pada September 2025, sementara tahapan penyelenggaraan haji dari Pemerintah Arab Saudi telah dimulai sejak Juni 2025.
Di tengah keterbatasan waktu tersebut, Kementerian Haji dan Umrah dinilai mampu mengejar berbagai persiapan yang sempat tertinggal sehingga pelaksanaan haji 2026 dapat berjalan lancar.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri menyampaikan apresiasi atas kinerja Kementerian Haji dan Umrah dalam menyelenggarakan ibadah haji tahun 2026.
Namun, ia mengingatkan pentingnya mengantisipasi berbagai tantangan ke depan, terutama yang berkaitan dengan dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.
“Dalam tantangan haji ke depan tentu karena kondisi geopolitik di Timur Tengah yang mudah-mudahan terus membaik sehingga haji kita ke depan akan lebih sukses lagi,” ujar Abidin ujar Abidin usai menghadiri pertemuan bersama Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah, pimpinan DPR RI, serta Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Rabu malam (17/6/2026).
Abidin juga mengapresiasi perhatian besar yang diberikan Prabowo terhadap peningkatan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia.
“Terima kasih kepada Pak Prabowo yang secara seksama memperhatikan kepentingan dari bangsa Indonesia, khususnya umat Islam yang terus meningkatkan layanan jemaah haji kita,” pungkasnya.


















Discussion about this post