
Jakarta-SuaraNusantara
Pendiri Real Estate Indonesia (REI), Ciputra, mempertanyakan program rumah DP 0% yang tidak sejalan dengan aturan Bank Indonesia (BI). Sebab BI belum mengizinkan pembelian rumah dengan mekanisme cicil tanpa uang muka.
“BI belum mengizinkan tanpa down payment,” kata Ciputra di acara pelantikan Pengurus DPD REI DKI Jakarta, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2018).
Ciputra menyebut program DP 0% yang diusung Anies-Sandi berpotensi menimbulkan kegaduhan. “Maaf, pembangunan pulau di Jakarta sudah gaduh luar biasa. Dan ini jangan sampai menimbulkan kegaduhan,” katanya.
Menurut pengusaha properti kawakan Indonesia ini, program uang muka nol persen juga sangat membebani para pengembang, dan bisa membuat kerugian besar. “Biasanya kami membangun 5-10 tahun. Kalau 15 persen selesai tanpa DP, berarti gedung sudah selesai tanpa kami menerima uang apa-apa,” katanya seraya menjelaskan para pengembang sangat tergantung pada kredit dari bank yang tentunya harus segera dilunasi.
Meski demikian, dirinya tetap mendukung program DP 0%, namun Pemprov DKI harus menggandeng pemerintah pusat dan BI. Mereka harus mencari jalan tengah untuk mengatasi tumpang tindih aturan agar tidak terjadi kegaduhan di kemudian hari.
Penulis: Yon K

















