SuaraNusantara.com-Istilah DC Cakung belakangan ini menjadi viral di media sosial, terutama TikTok dan Instagram. Istilah ini sering digunakan dalam candaan atau guyonan untuk menggambarkan paket yang tertahan lama atau bahkan hilang di gudang sortir Shopee Express yang berlokasi di Cakung, Jakarta Timur.
Padahal, DC Cakung merupakan istilah yang cukup umum dalam dunia logistik. DC merupakan singkatan dari Distribution Center, yang berarti gudang atau pusat distribusi. Fungsi DC adalah untuk menerima, menyimpan, dan mendistribusikan barang dari penjual ke pembeli.
Pada kasus Shopee Express, DC Cakung berfungsi untuk menerima barang dari penjual, melakukan penyortiran sesuai alamat tujuan, dan kemudian mengirimkan barang tersebut kepada kurir.
Baca Juga: Raffi Ahmad Siap ‘GASWAT’ di Shopee Live: Siap Rebut Omzet Spektakuler
Namun, karena banyaknya barang yang masuk ke DC Cakung setiap harinya, proses penyortiran dan pengiriman barang menjadi memakan waktu yang lama. Hal ini yang membuat paket konsumen sering tertahan lama di DC Cakung.
Selain itu, tak sedikit konsumen yang mengeluhkan bahwa paketnya hilang di DC Cakung. Hal ini tentu membuat konsumen merasa kecewa dan kesal.
Oleh karena itu, istilah DC Cakung sering digunakan sebagai plesetan atau sindiran halus bagi masyarakat yang tidak puas dengan pelayanan Shopee Express.
Baca Juga: Dalam Masa Uji Coba Bersama Tokopedia, TikTok Shop Kembali Buka untuk Transaksi
Berikut adalah beberapa contoh candaan yang menggunakan istilah DC Cakung:
- “King Mahkotamu Sedang Transit di DC Cakung King”
- “DC Cakung, tempat terindah untuk paketmu berlabuh”
- “Jangan beli barang di Shopee, nanti paketmu nyangkut di DC Cakung”
Candaan-candaan tersebut tentu saja tidak bermaksud untuk menghina Shopee Express. Namun, candaan tersebut dapat menjadi kritik bagi Shopee Express untuk meningkatkan pelayanannya agar konsumen tidak lagi kecewa.


















Discussion about this post