SuaraNusantara.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Banten, akan memantau kondisi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2024.
Tim kesehatan diturunkan untuk memastikan KPPS saat bertugas melakukan pemungutan dan penghitungan suara pada tanggal 14 Februari 2024 dalam kondisi prima.
“Strategi sekarang kita ubah, kalau pemilu sebelumnya petugas sudah standby saat pencoblosan, sekarang monitor pada waktu pemungutan. Karena di waktu ini paling rawan sebab prosesnya bisa sampai malam,” kata Plt Kadinkes Lebak, dr. Budhi Mulyanto, Rabu (31/1/2024).
Budhi menjelaskan, dengan pola yang berbeda diharapkan dapat meminimalisir kejadian banyak KPPS sakit bahkan meninggal dunia seperti pada Pemilu 2019.
“Petugas yang mendapati ada KPPS yang mulai kelihatan lelah akan mengecek tanda vital. Mulai dari tekanan darah, nadi, dan suhu untuk memastikan apakah KPPS itu fit atau tidak,” ujar Budhi.
Meski anggota KPPS telah melakukan skrining kesehatan pada saat tahap pendaftaran, namun pihaknya mengimbau agar pemeriksaan kesehatan rutin bisa dilakukan.
“Arahan dari Pak Pj Bupati, kita mengimbau yang sifatnya sebenarnya mengarah ke wajib agar KPPS memeriksa berkala ke masing-masing puskesmas untuk memastikan kesehatan mereka saat nanti bertugas,” ucap dia.
Lebih lanjut dismapaikan Budhi, anggota KPPS yang mulai merasa kelelahan ketika bertugas agar segera beristirahat.
“Kalau tubuh sudah merasa lelah ya kuncinya harus istirahat, bisa bergantian dengan yang lain,” katanya.(Def)


















Discussion about this post