Suaranusantara.com – Puing pesawat kargo Smart Air yang hilang kontak pada Jumat, (8/3/2024) lalu telah ditemukan pada Minggu (11/3/2024) di sebuah hutan berbukit di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Tak hanya menemukan puing pesawat, tim SAR juga berhasil menemukan pilot dan enginernya. Namun, Pilot pesawat dinyatakan selamat, sementara enginernya meninggal dunia.
“Sudah di evakuasi tadi pukul 17.22 Wita (ke Tarakan). Satu selamat, satu meninggal. Pilotnya selamat,” ujar Kepala Kantor Basarnas Tarakan Syahril.
Adapun kronologi temuan itu yakni tim SAR menemukan adanya tanda-tanda sosok yang melambaikan tangan saat pemantauan via udara.
“Ada lambaian tangan dari bawah, itu pada pukul 12.43 Wita hari ini siang tadi,” kata Kapolsek Krayan Selatan Ipda Andi Iwan.
Meski demikian, Iwan belum memastikan sosok yang melambaikan tangan itu merupakan pilot dan satu teknisi pesawat Smart Air.
“Terlihat ada korban yang masih hidup dan diduga pilotnya yang hidup. Tapi untuk memastikan apakah benar itu pilot yang hidup kami belum bisa memastikan. Informasi belum pasti, karena kami terputus juga dengan komunikasi tim yang ada di sana karena keterbatasan jaringan,” sambung Iwan.


















Discussion about this post